SMA Assaadah Bungah Gaungkan “Gema Integritas Jatim” dalam MPLS Hari Ketiga

Siswa kelas X yang mengikuti MPLS secara serempak menandatangani “Gema Integritas“

Gresik — SMA Assaadah Bungah terus berkomitmen menanamkan nilai karakter kepada peserta didik melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027. Pada hari ketiga pelaksanaan MPLS, Rabu, 15 Juli 2026, sekolah mengangkat tema besar “Gema Integritas Jatim: Edukasi dan Anti Korupsi” yang dilaksanakan di Aula YPPQ (Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X yang tengah menjalani MPLS. Materi disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatulloh, S.Si. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pendidikan anti korupsi sebagai bagian dari penanaman nilai karakter, khususnya budaya kejujuran, tanggung jawab, dan integritas sejak dini di lingkungan sekolah.

“Pendidikan anti korupsi bukan hanya sekadar teori, tetapi harus menjadi budaya yang hidup dalam keseharian siswa. Kejujuran adalah pondasi utama dalam membangun generasi yang berintegritas,” ungkapnya di hadapan para peserta.

Rangkaian kegiatan berlangsung secara sistematis dan penuh makna. Diawali dengan penyampaian materi, kemudian dilanjutkan dengan ikrar bersama Gema Integritas Jatim sebagai bentuk komitmen siswa dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta mengikuti deklarasi bersama anti rokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik, sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan dan gaya hidup positif.

Sebagai penutup, dilaksanakan aksi penandatanganan bersama Gema Integritas antara siswa dan guru. Kegiatan ini menjadi simbol nyata komitmen bersama dalam membangun lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berintegritas.

Dalam komentarnya, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatulloh, S.Si., menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami pentingnya integritas, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMA Assaadah Bungah semakin meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab menuju generasi berintegritas di masa depan.

(Humas/Tim Media)

Prosesi Hantaran Kepala Sekolah, SMA Assaadah Bungah Antar Ibu Mushlihah ke Madrasah Aliyah Assaadah

Foto: Pimpinan, Guru dan Karyawan dari SMA dan MA Assaadah berfoto bersama.

Gresik — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti SMA Assaadah Bungah dalam prosesi penghantaran Ibu Mushlihah, M.Si., yang sebelumnya mengemban amanah sebagai kepala sekolah periode 2022–2026. Kini, beliau dipercaya untuk melanjutkan pengabdian sebagai Kepala Madrasah di Madrasah Aliyah Assaadah untuk periode 2026–2030.

Prosesi hantaran berlangsung dengan penuh khidmat dan sarat makna kebersamaan. Rangkaian kegiatan dimulai dari halaman SMA Assaadah Bungah, dengan iringan barisan Paskib Smadah yang tampil rapi dan penuh wibawa. Suasana semakin syahdu dengan lantunan seni hadrah yang dibawakan oleh siswa, mengiringi langkah rombongan menuju halaman Madrasah Aliyah Assaadah.

Sepanjang perjalanan, tampak keakraban dan rasa haru yang terpancar dari para guru dan karyawan kedua lembaga. Kebersamaan yang terjalin menjadi simbol kuatnya ikatan kekeluargaan antara SMA dan MA Assaadah. Prosesi ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga menjadi wujud penghormatan atas dedikasi dan pengabdian Ibu Mushlihah selama memimpin SMA Assaadah Bungah.

Sesampainya di halaman Madrasah Aliyah Assaadah, rombongan disambut dengan antusias oleh para guru dan karyawan madrasah. Sambutan hangat tersebut semakin menguatkan nuansa kekeluargaan dan sinergi antar lembaga pendidikan di lingkungan Assaadah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Assaadah Bungah, Bapak Eko Jarwanto, M.Pd., menyampaikan bahwa prosesi ini menjadi momen penting dalam menjaga silaturahmi dan mempererat hubungan kelembagaan. “Kami merasa bangga dan haru atas amanah baru yang diberikan kepada Ibu Mushlihah. Semoga beliau dapat terus membawa kemajuan bagi lembaga pendidikan, serta hubungan antara SMA dan MA Assaadah semakin erat ke depannya,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Bapak Muhammad Djari Ahmad, M.M., selaku guru sepuh di SMA Assaadah Bungah. Beliau menilai bahwa prosesi hantaran ini mencerminkan nilai luhur kebersamaan dan penghormatan terhadap pemimpin. “Ini adalah tradisi yang sangat baik, menunjukkan bahwa kebersamaan dan rasa hormat tetap terjaga. Kami mendoakan semoga Ibu Mushlihah senantiasa diberi kelancaran dalam mengemban amanah barunya,” tuturnya.

Melalui prosesi ini, diharapkan sinergi antara SMA dan Madrasah Aliyah Assaadah akan semakin kuat, demi mendukung kemajuan pendidikan dan pembinaan generasi yang berkarakter di masa mendatang.

(Humas/Tim Media)

Seminar Pengenalan IPNU-IPPNU Warnai Hari Ketiga MPLS SMA Assaadah Bungah

Foto: Narasumber dari IPNU-IPPNU sedang memberikan materi kepada siswa-siswi SMA Assadah Bungah

Gresik — SMA Assaadah Bungah kembali menyelenggarakan kegiatan edukatif dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027. Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, seminar bertajuk “Pengenalan IPNU-IPPNU: Budaya dan Organisasi” digelar di Aula YPPQ mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Seminar diikuti oleh seluruh siswa baru kelas X yang tengah menjalani hari ketiga MPLS.

Dalam pemaparannya, narasumber mengenalkan sejarah, peran, serta nilai-nilai yang dikembangkan dalam organisasi IPNU-IPPNU. Selain itu, disampaikan pula pentingnya membangun budaya organisasi yang positif, berlandaskan nilai keislaman, kebangsaan, serta semangat kebersamaan di kalangan pelajar. Materi ini bertujuan untuk mendorong siswa agar aktif berorganisasi serta memiliki karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan berjiwa kepemimpinan.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Interaksi aktif terjadi saat sesi tanya jawab, di mana siswa menunjukkan ketertarikan mereka terhadap dunia organisasi pelajar dan peluang pengembangan diri melalui IPNU-IPPNU.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatulloh, S.Si., memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik kehadiran IPNU-IPPNU sebagai mitra dalam pembinaan karakter siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami pentingnya organisasi, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara sosial dan spiritual.

Dengan terselenggaranya seminar ini, SMA Assaadah Bungah terus berkomitmen menghadirkan kegiatan MPLS yang edukatif, inspiratif, dan mampu memberikan bekal awal yang kuat bagi siswa baru dalam menempuh perjalanan pendidikan mereka.

(Humas/Tim Media)