SMA Assaadah Bungah Tingkatkan Fasilitas Pembelajaran dengan Akses WiFi di Setiap Kelas

Foto: Siswa memanfaatkan penggunaan wifi (internet) di kelas dengan pengawasan dari guru mata pelajaran.

GRESIK — SMA Assaadah Bungah terus melakukan peningkatan fasilitas dan sarana-prasarana sekolah untuk mendukung proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyediakan akses WiFi atau internet yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran di ruang kelas.

Fasilitas internet tersebut memungkinkan siswa yang membawa gadget atau smartphone untuk mengakses jaringan internet di ruang kelas masing-masing ketika memang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital.

Meski demikian, penggunaan gadget atau smartphone bukan merupakan kewajiban bagi siswa. SMA Assaadah Bungah tetap memberikan ruang bagi siswa yang tidak membawa atau tidak menggunakan gadget dalam pembelajaran. Fasilitas internet disediakan sebagai sarana pendukung, bukan sebagai tuntutan kepada seluruh siswa.

Dalam penerapannya, sekolah juga menyiapkan sistem pengelolaan penggunaan gadget agar teknologi tetap digunakan secara tertib, terarah, dan bertanggung jawab. Sekolah menyediakan rak khusus atau loker penyimpanan gadget/smartphone siswa di setiap kelas.

Selama proses pembelajaran berlangsung, gadget atau smartphone siswa tidak diperkenankan digunakan secara bebas. Perangkat hanya boleh diambil dan digunakan apabila mendapatkan izin dari guru pengampu mata pelajaran yang sedang mengajar di kelas.

Mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan penggunaan gadget benar-benar memiliki tujuan pembelajaran dan tidak mengganggu konsentrasi siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Guru yang membutuhkan penggunaan gadget/smartphone dalam proses pembelajaran dapat mengambil kunci loker di ruang BK. Setelah mendapatkan izin, siswa dapat menggunakan perangkatnya sesuai dengan arahan dan kebutuhan pembelajaran.

Setelah kegiatan pembelajaran selesai, seluruh gadget atau smartphone kembali dimasukkan ke dalam loker dan dikunci. Selanjutnya, kunci loker dikembalikan kembali ke ruang BK. Sistem tersebut diterapkan sebagai bentuk pengawasan sekaligus pembiasaan kepada siswa agar mampu menggunakan teknologi secara disiplin dan bertanggung jawab.

Waka Sarana dan Prasarana SMA Assaadah Bungah, Ibu Tri Wahyuni, S.Pd., menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas WiFi merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas sarana pendukung pembelajaran.

“Kami berupaya menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Internet sudah menjadi salah satu sumber belajar yang sangat penting. Namun, penggunaannya harus tetap terarah dan tidak mengganggu proses pembelajaran. Karena itu, kami juga menyiapkan sistem loker dan pengelolaan kunci agar penggunaan gadget tetap tertib,” jelasnya.

Menurutnya, sekolah tidak ingin teknologi justru menjadi sumber gangguan dalam proses belajar. Oleh karena itu, fasilitas internet diberikan bersamaan dengan aturan penggunaan yang jelas sehingga siswa belajar memanfaatkan teknologi sesuai kebutuhan dan tujuan.

Sementara itu, Ibu Maulidiyah, S.Pd., salah satu guru mata pelajaran di SMA Assaadah Bungah, menyambut positif adanya fasilitas tersebut.

“Dengan adanya akses WiFi, guru dapat lebih mudah mengembangkan pembelajaran yang memanfaatkan sumber-sumber digital. Misalnya ketika siswa membutuhkan referensi tambahan, mencari informasi, mengakses bahan pembelajaran, atau menggunakan platform pembelajaran tertentu. Namun, yang paling penting adalah penggunaannya tetap berada dalam arahan guru,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa mekanisme penggunaan gadget melalui izin guru juga membantu menciptakan suasana kelas yang lebih kondusif.

“Anak-anak tetap bisa belajar menggunakan teknologi, tetapi mereka juga belajar disiplin. Kapan gadget boleh digunakan dan kapan harus disimpan kembali. Ini menjadi bagian dari pembelajaran tanggung jawab dan etika dalam menggunakan teknologi,” imbuhnya.

Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa SMA Assaadah Bungah tidak menutup diri terhadap perkembangan teknologi, tetapi berusaha mengintegrasikannya secara bijak dalam proses pendidikan. Teknologi ditempatkan sebagai alat bantu pembelajaran, sementara kontrol, pendampingan, dan keteladanan guru tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.

Dengan tersedianya akses WiFi di ruang kelas serta sistem loker gadget yang terkontrol, SMA Assaadah Bungah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang digital, tertib, aman, dan tetap berorientasi pada karakter.

“Teknologi menjadi sarana untuk belajar, bukan alasan untuk kehilangan fokus.”

(Humas/Tim Media)

Empat Pleton SMA Assaadah Bungah Semarakkan Gerak Jalan Sidomukti-Bungah

Foto: SIswa-siswi terbaik SMA Assaadah Bungah yang ikut lomba gerak jalan Sidomukti-Bungah dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Gresik — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 kembali ditunjukkan keluarga besar SMA Assaadah Bungah. Sebanyak empat pleton, terdiri atas dua pleton putra dan dua pleton putri, diterjunkan dalam Lomba Gerak Jalan Sidomukti-Bungah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Bungah, Sabtu (15/8/2026).

Lomba gerak jalan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kegiatan mengambil rute start di Desa Sidomukti dan berakhir di Lapangan Gembus, Bungah.

Empat pleton SMA Assaadah Bungah yang mengikuti perlombaan merupakan siswa-siswi pilihan yang telah melalui proses seleksi internal sekolah. Mereka berasal dari perwakilan berbagai kelas yang dinilai memiliki kesiapan fisik, kedisiplinan, kekompakan, serta semangat untuk membawa nama baik sekolah.

Tidak ingin tampil sekadar sebagai peserta, para siswa telah melakukan persiapan dan latihan secara serius dalam beberapa hari terakhir. Latihan dilakukan untuk meningkatkan kekompakan barisan, ketepatan langkah, ketahanan fisik, serta koordinasi antarpeserta.

Sejak awal persiapan hingga pelaksanaan lomba, para peserta menunjukkan antusiasme dan semangat yang tinggi. Dengan seragam dan barisan yang rapi, mereka berjalan dengan penuh disiplin sambil membawa semangat kemerdekaan di sepanjang rute perlombaan.

Guru pendamping sekaligus Guru Olahraga SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Hendrik Supriyanto, S.Pd., mengapresiasi kesungguhan para siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian persiapan.

“Anak-anak sudah berlatih dengan sungguh-sungguh dalam beberapa hari terakhir. Yang kami tekankan bukan hanya soal menang atau menjadi juara, tetapi bagaimana mereka belajar tentang disiplin, kekompakan, ketahanan fisik, dan tanggung jawab. Semua itu merupakan bagian dari pendidikan karakter,” ungkapnya.

Menurutnya, lomba gerak jalan juga menjadi sarana yang efektif untuk menumbuhkan semangat juang dan nasionalisme di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Koordinator Ekstrakurikuler SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Ubaidillah Mufti, S.Pd., mengatakan bahwa keterlibatan empat pleton dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif sekolah dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

“Kami ingin memberikan pengalaman kepada siswa bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Melalui gerak jalan ini, mereka belajar tentang perjuangan, kebersamaan, kedisiplinan, dan pantang menyerah. Empat pleton yang kami kirim merupakan siswa-siswi pilihan yang telah melalui seleksi dan siap memberikan yang terbaik untuk SMA Assaadah Bungah,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman mengikuti lomba tersebut dapat memberikan kesan positif sekaligus membentuk karakter siswa agar semakin disiplin, tangguh, dan memiliki rasa cinta tanah air.

Bagi SMA Assaadah Bungah, keikutsertaan dalam Lomba Gerak Jalan Sidomukti-Bungah bukan sekadar ajang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran karakter di luar kelas, tempat siswa belajar memaknai kemerdekaan melalui kedisiplinan, kerja sama, perjuangan, dan semangat pantang menyerah.

Dengan langkah yang serempak dan semangat yang membara, empat pleton SMA Assaadah Bungah turut menjadi bagian dari kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kecamatan Bungah.

Dari Sidomukti menuju Bungah, satu langkah, satu semangat, untuk Indonesia yang hebat!

(Humas/Tim Media)

Resmi Dilantik, Siswa SMA Assaadah Bungah sebagai Anggota Paskibraka Kabupaten Gresik 2026

Foto: Siswa SMA Assaadah Bungah, Ahmad Bagus Haafizhi (kelas XI-1) bersama rekan-rekannya resmi dilantik oleh Bupati Gresik di pendopo kabupaten menjadi tim paskibraka Pemkab Gresik 2026.

Gresik — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Assaadah Bungah. Salah satu siswa terbaiknya, Ahmad Bagus Haafizhi, siswa kelas XI-1, terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gresik Tahun 2026.

Ahmad Bagus Haafizhi bersama anggota Paskibraka Kabupaten Gresik lainnya secara resmi dilantik oleh Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., dalam sebuah upacara pelantikan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Gresik.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi para anggota Paskibraka yang akan mengemban tugas negara pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Gresik.

Bagi Ahmad Bagus Haafizhi, terpilih sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Gresik merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar. Ia tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama keluarga, sekolah, dan Kabupaten Gresik dalam momentum sakral peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Gresik merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Tugas tersebut membutuhkan kedisiplinan, ketangguhan, kekompakan, tanggung jawab, serta kesiapan fisik dan mental. Berbagai proses seleksi dan latihan yang telah dilalui menjadi bekal penting bagi Ahmad untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terpilihnya Ahmad sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Gresik.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Ahmad Bagus Haafizhi dan juga bagi SMA Assaadah Bungah. Menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Gresik bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami berpesan agar Ahmad Bagus Haafizhi menjaga disiplin, kekompakan, dan nama baik sekolah selama menjalankan tugas,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan Paskibraka juga menjadi bagian penting dari proses pendidikan karakter. Nilai-nilai seperti nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, dan cinta tanah air dapat tumbuh melalui pengalaman nyata selama mengikuti pembinaan dan pelatihan.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatullah, S.Si., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Kami sangat bangga karena Ahmad Bagus Haafizhi mampu melewati proses seleksi dan dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Gresik. Ini adalah kesempatan sekaligus amanah besar. Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi Ahmad Bagus Haafizhi untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan Ahmad Bagus Haafizhi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa SMA Assaadah Bungah lainnya untuk berani berprestasi di berbagai bidang. Sekolah akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi siswa untuk mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Dengan dikukuhkannya Ahmad Bagus Haafizhi sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Gresik Tahun 2026, keluarga besar SMA Assaadah Bungah berharap ia dapat menjalankan tugas pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan penuh khidmat, disiplin, dan tanggung jawab.

Mengibarkan Sang Merah Putih bukan sekadar menjalankan sebuah tugas seremonial. Di balik setiap langkah dan hentakan pasukan Paskibraka, terdapat semangat perjuangan, penghormatan kepada para pahlawan, serta wujud kecintaan generasi muda terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selamat bertugas, Ahmad Bagus Haafizhi. Kibarkan Merah Putih dengan penuh kehormatan dan kebanggaan!

(Humas/Tim Media)

Tahlil Jumat Pon di Makam Muassis, SMA Assaadah Bungah Perkuat Karakter Religius Siswa

Foto: Kegiatan Tahlil Jumat Pon oleh siswa di makam para muassis Pondok Pesantren Qomaruddin.

BUNGAH — SMA Assaadah Bungah kembali menguatkan pendidikan karakter religius melalui kegiatan Tahlil Jumat Pon yang dilaksanakan di makam para muassis Pondok Pesantren Qomaruddin. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa laki-laki, para wali kelas, serta jajaran pimpinan SMA Assaadah Bungah.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan khusyuk serta menjadikan ziarah dan tahlil sebagai sarana untuk mengenang jasa para ulama dan pendiri pesantren sekaligus mengambil keteladanan dari perjuangan mereka.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Afif, M.Pd.I., selaku Guru Tahfidz SMA Assaadah Bungah. Para siswa, guru, wali kelas, dan jajaran pimpinan mengikuti rangkaian dzikir dan doa dengan penuh kekhidmatan.

Kegiatan Tahlil Jumat Pon di makam para muassis tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter religius yang diterapkan di SMA Assaadah Bungah. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk mengenal tradisi keagamaan pesantren, menghormati para ulama dan pendahulu, serta menumbuhkan kesadaran bahwa keberadaan lembaga pendidikan tidak dapat dilepaskan dari perjuangan para pendirinya.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu ikhtiar sekolah dalam menyiapkan kondisi psikis dan rohani siswa. Di tengah rutinitas pembelajaran dan berbagai aktivitas akademik, siswa diberikan ruang untuk sejenak menenangkan diri, bermunajat, serta memperkuat hubungan spiritual kepada Allah Swt.

Waka Kesiswaan SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatullah, S.Si., mengatakan bahwa kegiatan Tahlil Jumat Pon menjadi salah satu bentuk pembinaan karakter siswa yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang membaca tahlil, tetapi bagaimana anak-anak kita belajar menghargai para muassis dan ulama yang telah meletakkan dasar perjuangan pendidikan dan pesantren. Kami berharap mereka dapat mengambil spirit perjuangan, keikhlasan, dan keteladanan dari para pendahulu,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan karakter siswa membutuhkan proses dan pembiasaan. Karena itu, kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat membentuk pribadi siswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kepedulian, dan keteguhan spiritual.

Sementara itu, Bapak Muhammad Afif, M.Pd.I., Guru Tahfidz yang memimpin pembacaan tahlil, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna penting bagi perkembangan spiritual peserta didik.

“Anak-anak perlu diberi ruang untuk menyiapkan hati dan rohaninya. Dengan berziarah, bertahlil, dan mendoakan para muassis, mereka belajar bahwa ilmu yang mereka peroleh hari ini merupakan bagian dari perjuangan panjang para ulama dan pendahulu. Semoga kegiatan ini menjadi wasilah untuk menumbuhkan keberkahan, ketenangan jiwa, dan semangat belajar mereka,” tutur beliau.

Kegiatan Tahlil Jumat Pon diharapkan dapat terus menjadi tradisi positif di lingkungan SMA Assaadah Bungah, sekaligus memperkuat identitas sekolah sebagai lembaga pendidikan berbasis pesantren yang memadukan kecerdasan intelektual dengan pembentukan karakter religius.

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diajak untuk mengenal sejarah dan jasa para muassis, tetapi juga belajar meneruskan nilai-nilai perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari: berilmu, berakhlak, menghormati guru dan ulama, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Humas/Tim Media)

Belajar Sains Lebih Asyik, Siswa SMA Assaadah Bungah Praktik Kimia di Laboratorium

Foto: Proses pembelajaran sains (kimia) secara praktik di ruang laboratorium SMA Assaadah Bungah.

Gresik — Belajar Sains tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. SMA Assaadah Bungah menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan kontekstual melalui kegiatan praktikum Kimia di ruang laboratorium. Siswa kelas XII-2 diajak mempelajari materi Sifat Koligatif Larutan melalui praktik secara langsung.

Kegiatan pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan konsep-konsep Kimia yang dipelajari secara teoritis dengan fenomena yang dapat diamati melalui kegiatan eksperimen. Dengan demikian, siswa tidak sekadar menghafal konsep, tetapi memperoleh pengalaman langsung dalam memahami bagaimana prinsip Kimia bekerja.

Suasana laboratorium pun terlihat lebih hidup. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktikum, melakukan pengamatan, berdiskusi, serta mencatat hasil kegiatan. Pembelajaran secara langsung tersebut membuat materi yang sebelumnya bersifat abstrak menjadi lebih mudah dipahami dan menarik untuk dipelajari.

Guru pengampu (Laboran), Ibu Nur Hamidah, M.T., menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis praktik menjadi salah satu cara untuk membuat siswa lebih dekat dengan konsep Sains.

“Materi Sifat Koligatif Larutan akan lebih mudah dipahami ketika siswa dapat melihat dan mengalami prosesnya secara langsung. Praktikum memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamati, mencoba, berdiskusi, kemudian menghubungkan hasil pengamatan dengan teori yang telah dipelajari,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan di laboratorium juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan proses Sains, seperti melakukan pengamatan, mengolah informasi, bekerja sama, serta menarik kesimpulan berdasarkan hasil praktik.

Antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pembelajaran kontekstual dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi terlibat secara aktif dalam proses menemukan dan memahami konsep.

Sementara itu, Waka Kurikulum SMA Assaadah Bungah, Ibu Mela Alista, S.Si., memberikan apresiasi terhadap pembelajaran Kimia yang memanfaatkan fasilitas laboratorium sekolah.

“Pembelajaran seperti ini sangat penting karena siswa mendapatkan pengalaman nyata. Kurikulum tidak hanya berbicara tentang penguasaan materi, tetapi juga bagaimana siswa mampu menerapkan pengetahuan, berpikir kritis, bekerja sama, dan memecahkan persoalan melalui pengalaman belajar,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa optimalisasi laboratorium merupakan bagian dari upaya sekolah menghadirkan pembelajaran yang aktif dan bermakna.

Melalui praktikum Sifat Koligatif Larutan, SMA Assaadah Bungah menunjukkan bahwa pembelajaran Sains dapat dikemas secara asyik, aktif, dan kontekstual. Laboratorium bukan sekadar ruang praktik, tetapi menjadi tempat bagi siswa untuk bereksperimen, menemukan pengetahuan, dan membangun pengalaman ilmiah yang dapat menjadi bekal menghadapi perkembangan Sains dan teknologi di masa depan.

(Humas/Tim Media)

SMA Assaadah Bungah Gandeng Cimory, Gelar Sosialisasi Produk dan Senam Sehat Bersama Siswa

Foto: Siswa-siswi bersama maskot Cimory dalam program senam sehat pagi di SMA Assaadah Bungah.

Gresik — Suasana pagi di SMA Assaadah Bungah tampak berbeda pada Kamis, 13 Agustus 2026. Seluruh siswa berkumpul dan berbaris rapi di lapangan sekolah untuk mengikuti kegiatan bersama PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMD), perusahaan yang merupakan bagian dari Cimory Group di Indonesia.

Kegiatan tersebut dikemas dalam agenda sosialisasi produk, Senam Sehat Cimory, serta pembagian produk Cimory kepada siswa-siswi SMA Assaadah Bungah. Selain menjadi sarana pengenalan produk, kegiatan ini juga diarahkan sebagai edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memilih makanan serta minuman yang baik untuk dikonsumsi.

Acara diawali dengan barisan siswa di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan singkat dari pihak SMA Assaadah Bungah serta perwakilan Cimory. Setelah itu, seluruh siswa mengikuti Senam Sehat Cimory dengan penuh antusias.

Kegiatan berlangsung semarak dengan keterlibatan aktif para siswa. Gerakan senam bersama menjadi sarana untuk mengajak siswa membiasakan aktivitas fisik sekaligus menciptakan suasana sekolah yang sehat dan menyenangkan.

Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian produk Cimory kepada siswa-siswi. Produk yang dibagikan berupa Cimory Yogurt, yang menjadi bagian dari agenda pengenalan produk sekaligus edukasi mengenai konsumsi makanan dan minuman dalam mendukung pola hidup sehat.

Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut.

“Kami mengapresiasi kehadiran Cimory di SMA Assaadah Bungah. Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa. Tidak hanya mengenalkan produk, tetapi juga mengajak siswa untuk berolahraga dan memahami pentingnya menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan edukasi yang dikemas secara menarik dapat menjadi pengalaman belajar kontekstual bagi siswa. Sekolah juga berharap kolaborasi dengan dunia usaha dan industri dapat terus dikembangkan dalam bentuk kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi peserta didik.

Sementara itu, Waka Humas SMA Assaadah Bungah, Bapak Eko Jarwanto, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi positif antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

“Kehadiran Cimory memberikan warna tersendiri bagi kegiatan sekolah. Siswa mendapatkan edukasi tentang produk dan pola hidup sehat sekaligus mengikuti aktivitas fisik bersama. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara sekolah dengan dunia industri,” tuturnya.

Kegiatan bersama Cimory ini sekaligus menjadi momentum bagi SMA Assaadah Bungah untuk terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai pihak. Sekolah berharap siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap kesehatan, pola hidup aktif, serta kemampuan memilih makanan dan minuman secara bijak.

Dengan kombinasi edukasi produk, olahraga, dan pembagian produk, kegiatan bersama PT Cisarua Mountain Dairy Tbk tersebut berlangsung meriah dan mendapatkan antusiasme dari siswa-siswi SMA Assaadah Bungah.

(Humas/Tim media)

SMA Assaadah Bungah Aktif Ikuti Sosialisasi Sensus Pendidikan LP Ma’arif NU Jawa Timur

Foto: Kegiatan Sosialisasi Sensus Pendidikan Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan NU Jawa Timur oleh LP Ma’arif NU Gresik di Dukun.

Gresik — SMA Assaadah Bungah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan tata kelola dan kualitas data pendidikan melalui keikutsertaan dalam kegiatan Sosialisasi Sensus Pendidikan Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Timur.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Gresik Wilayah Utara yang meliputi wilayah Bungah, Dukun, Sidayu, Panceng, dan Ujungpangkah. Kegiatan bertempat di lingkungan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukun dan diikuti oleh perwakilan lembaga pendidikan di wilayah kerja LP Ma’arif NU Gresik bagian utara. Kegiatan berlangsung pada hari Rabu, 12 Agustus 2026.

SMA Assaadah Bungah mengirimkan delegasi Bapak Muhammad Bagus Sambudi, S.Kom., yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Tata Usaha SMA Assaadah Bungah. Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap upaya pendataan dan pemetaan kondisi pendidikan secara lebih sistematis melalui program Sensus Pendidikan.

Kegiatan sosialisasi turut dihadiri oleh Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Gresik beserta Tim IT LP Ma’arif NU Kabupaten Gresik. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme, tujuan, serta pentingnya sensus pendidikan sebagai instrumen untuk memperoleh data yang akurat dan dapat digunakan dalam pengembangan lembaga pendidikan.

Kepala Tata Usaha SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Bagus Sambudi, S.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman penting bagi sekolah, khususnya dalam pengelolaan data pendidikan.

“Sensus Pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun basis data pendidikan yang lebih akurat dan terintegrasi. Data yang baik akan membantu lembaga dalam melakukan pemetaan, evaluasi, sekaligus menentukan langkah pengembangan sekolah ke depan,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan tenaga kependidikan dalam kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas pengelolaan administrasi sekolah. Data pendidikan yang valid dan tertata dengan baik akan sangat membantu dalam mendukung berbagai kebutuhan perencanaan dan pengambilan kebijakan lembaga.

Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Gresik, Bapak H. Muhammad Mujib, M.Pd.I., menyampaikan bahwa Sensus Pendidikan merupakan langkah penting untuk mengetahui kondisi lembaga pendidikan secara lebih menyeluruh.

“Sensus pendidikan kita harapkan dapat menghasilkan data yang lengkap, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut akan menjadi salah satu dasar bagi LP Ma’arif dalam melakukan pemetaan serta menyusun program pengembangan pendidikan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi lembaga-lembaga pendidikan di wilayah Gresik Utara, termasuk SMA Assaadah Bungah, yang aktif mengikuti proses sosialisasi dan mendukung program pendataan pendidikan.

Keikutsertaan SMA Assaadah Bungah dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui penguatan tata kelola, administrasi, dan sistem informasi pendidikan. Dengan data yang akurat dan pengelolaan yang profesional, sekolah diharapkan semakin siap melakukan evaluasi serta merancang berbagai program pengembangan pendidikan secara berkelanjutan.

(Humas/Tim media)

SMA Assaadah Bungah Gelar Istighosah Bersama, Perkuat Karakter Berbasis Pesantren

Foto: Siswa-siswi melaksanakan istighosah pada kegiatan Rabu Diteras

Gresik — SMA Assaadah Bungah kembali melaksanakan program Rabu Diteras sebagai bagian dari penguatan karakter dan pembentukan budaya sekolah berbasis pesantren. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, kegiatan Rabu Diteras diisi dengan Istighosah Bersama yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII.

Kegiatan tersebut diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta didik bersama wali kelas, jajaran pimpinan sekolah, serta sebagian karyawan yang bertugas. Suasana religius dan penuh kekhusyukan mewarnai pelaksanaan istighosah sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sekolah.

Istighosah dipimpin oleh Bapak Muhammad Afif, M.Pd.I. Melalui lantunan doa dan dzikir bersama, seluruh warga sekolah diajak untuk senantiasa memohon pertolongan, keberkahan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta kelancaran dalam menjalankan berbagai aktivitas dan tanggung jawab.

Kegiatan istighosah menjadi salah satu indikator penting dalam program penguatan karakter SMA Assaadah Bungah yang berbasis pesantren. Pendidikan karakter tidak hanya diarahkan pada aspek kedisiplinan dan prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan pribadi siswa yang religius, berakhlak, memiliki kesadaran spiritual, dan mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Mela Alista, S.Si., menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti istighosah memiliki posisi penting dalam membangun keseimbangan antara kompetensi akademik dan karakter siswa.

“Kami ingin pembelajaran di SMA Assaadah Bungah tidak hanya menghasilkan siswa yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan karakter yang baik. Istighosah menjadi ruang bagi kita semua untuk melakukan refleksi, berdoa, dan memohon keberkahan dalam setiap proses pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatulloh, S.Si., menegaskan bahwa pembiasaan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari proses pembentukan karakter siswa.

“Istighosah bersama menjadi pembiasaan positif bagi siswa. Selain membangun kedekatan kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menumbuhkan kebersamaan, ketenangan, dan kesadaran bahwa setiap ikhtiar harus disertai doa. Inilah karakter yang ingin terus kami tumbuhkan di lingkungan SMA Assaadah Bungah,” tuturnya.

Pelaksanaan Istighosah Bersama dalam program Rabu Diteras menjadi bukti bahwa SMA Assaadah Bungah terus berupaya menghadirkan pendidikan yang memadukan ilmu, karakter, dan nilai-nilai keislaman. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, sekolah berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta kuat secara spiritual.

(Humas/Tim media)

SMA Assaadah Bungah dan Universitas Qomaruddin Perkuat Sinergi melalui Program PLP

Foto: Jajaran pimpinan, guru pamong, dosen pembimbing lapangan, serta para mahasiswa Universitas Qomaruddin dalam acara pembukaan PLP (Pengenalan Lingkungan Persekolahan).

Gresik — SMA Assaadah Bungah kembali memperkuat hubungan kemitraan dengan perguruan tinggi melalui kerja sama bersama Universitas Qomaruddin (UQ) dalam pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP). Kegiatan pembukaan sekaligus penyerahan mahasiswa PLP dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, di SMA Assaadah Bungah.

Program PLP mengusung tema “Membangun Sinergi, Menguatkan Kompetensi, dan Menyiapkan Pendidik Masa Depan.” Para mahasiswa akan melaksanakan kegiatan PLP di SMA Assaadah Bungah mulai 11 Agustus hingga 12 Oktober 2026.

Mahasiswa yang mengikuti program ini berasal dari beberapa program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, serta Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Kehadiran mahasiswa dari berbagai bidang tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada calon pendidik sekaligus memperkaya interaksi akademik di lingkungan sekolah.

Program PLP menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal secara lebih dekat dinamika lingkungan persekolahan. Selama berada di SMA Assaadah Bungah, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian melalui pengalaman langsung di lingkungan pendidikan.

Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Qomaruddin yang kembali membangun sinergi dengan sekolah.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa PLP Universitas Qomaruddin di SMA Assaadah Bungah. Sekolah bukan hanya tempat bagi siswa untuk belajar, tetapi juga dapat menjadi laboratorium pendidikan bagi calon guru. Kami berharap mahasiswa dapat belajar sebanyak-banyaknya dari pengalaman selama berada di sekolah dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan SMA Assaadah Bungah,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk mempertemukan teori akademik dengan praktik pendidikan di lapangan. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata, sementara sekolah juga mendapatkan energi dan perspektif baru dari generasi calon pendidik.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Mochammad Chairuddin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa PLP merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi pendidik yang kompeten.

“PLP merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia persekolahan secara langsung. Mereka tidak hanya belajar bagaimana mengajar, tetapi juga memahami manajemen sekolah, karakter peserta didik, budaya sekolah, serta berbagai persoalan yang muncul dalam proses pendidikan,” jelasnya.

Ia berharap mahasiswa mampu memanfaatkan masa PLP dengan sebaik-baiknya, membangun komunikasi dengan guru dan tenaga kependidikan, serta menunjukkan sikap profesional selama menjalankan tugas.

Kerja sama SMA Assaadah Bungah dengan Universitas Qomaruddin melalui program PLP ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang saling menguatkan antara sekolah dan perguruan tinggi. Melalui sinergi tersebut, mahasiswa diharapkan semakin matang dalam mempersiapkan diri sebagai pendidik masa depan yang profesional, adaptif, dan berkarakter.

Dengan mengusung semangat “Membangun Sinergi, Menguatkan Kompetensi, dan Menyiapkan Pendidik Masa Depan”, pelaksanaan PLP di SMA Assaadah Bungah diharapkan tidak hanya menjadi agenda akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum untuk terus memperkuat budaya kolaborasi dan peningkatan mutu pendidikan.

(Humas/Tim Media)

SMA Assaadah Bungah Hadirkan Pembelajaran Biologi Kontekstual melalui Praktik Pertumbuhan Kecambah

Foto: Siswa bersama guru belajar biologi materi pertumbuhan melalui praktik langsung secara kontekstual.

Gresik — SMA Assaadah Bungah terus mendorong pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui inovasi pembelajaran Biologi dengan praktik secara langsung untuk mempelajari pertumbuhan tanaman, khususnya proses pertumbuhan kecambah.

Kegiatan pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk tidak hanya memahami konsep pertumbuhan melalui teori, tetapi juga mengamati secara langsung proses biologis yang terjadi pada tanaman. Dengan pendekatan praktik, siswa diajak untuk menghubungkan materi yang dipelajari di kelas dengan fenomena nyata di lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, siswa bersama guru melakukan praktik pengamatan pertumbuhan kecambah yang ditempatkan di dalam wadah. Selama proses pembelajaran, siswa mengamati perubahan yang terjadi pada kecambah serta mencatat perkembangan pertumbuhannya. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman belajar yang memungkinkan siswa memahami bahwa pertumbuhan merupakan proses biologis yang dapat diamati dan diukur.

Guru pengampu Biologi, Ibu Eka Faizatin Nurichah, S.Pd., menjelaskan bahwa praktik menjadi bagian penting dalam pembelajaran Biologi karena siswa dapat memperoleh pengalaman langsung.

“Pembelajaran Biologi akan lebih bermakna ketika siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga melihat dan mengalami sendiri proses yang sedang dipelajari. Melalui pengamatan pertumbuhan kecambah, siswa dapat memahami konsep pertumbuhan secara lebih konkret dan kontekstual,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan praktik juga melatih kemampuan siswa dalam melakukan pengamatan, mencatat data, menemukan perubahan, serta menarik kesimpulan berdasarkan hasil yang mereka peroleh. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi juga mengembangkan keterampilan ilmiah siswa.

Salah satu siswa kelas XII-1, M. Daaris Ulwaanul K., memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut.

“Menurut saya, praktik seperti ini membuat materi pertumbuhan lebih mudah dipahami. Kami bisa melihat secara langsung bagaimana kecambah mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Jadi, materi yang sebelumnya hanya dibayangkan melalui teori menjadi lebih nyata,” tuturnya.

Pembelajaran kontekstual semacam ini menjadi salah satu upaya SMA Assaadah Bungah dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna. Siswa didorong untuk aktif mengamati, bertanya, menganalisis, serta menemukan pemahaman berdasarkan pengalaman mereka sendiri.

Melalui praktik pertumbuhan kecambah tersebut, pembelajaran Biologi tidak hanya mengajarkan apa itu pertumbuhan, tetapi juga mengajak siswa memahami bagaimana proses pertumbuhan berlangsung melalui pengamatan ilmiah. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus kecintaan siswa terhadap ilmu pengetahuan.

(Humas/Tim Media)

SMA Assaadah Bungah Optimalkan Kemampuan Bahasa Asing Siswa melalui Pembelajaran Bahasa Mandarin

Foto: Siswa SMA Assaadah Bungah sedang belajar Bahasa Mandarin bersama Bu Yolanda.

Gresik — Di tengah perkembangan industri dan arus globalisasi yang semakin pesat, kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, SMA Assaadah Bungah terus mengoptimalkan kemampuan bahasa asing siswa, salah satunya melalui pembelajaran Bahasa Mandarin yang diberikan baik dalam kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler.

Sebagai salah satu kawasan industri yang berkembang pesat, Kabupaten Gresik menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Dunia pendidikan dituntut mampu membekali siswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri. Penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin, menjadi salah satu bekal penting untuk membangun komunikasi dan jejaring di lingkungan global.

Pembelajaran Bahasa Mandarin di SMA Assaadah Bungah diampu oleh Ibu Yolanda Duwi Rohma Wati, S.Pd. Melalui pembelajaran yang dilakukan secara bertahap dan kontekstual, siswa diperkenalkan dengan kosakata, percakapan, pelafalan, serta berbagai ungkapan sederhana yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, penguatan Bahasa Mandarin juga dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Dengan demikian, siswa memiliki ruang lebih luas untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa secara aktif dan menyenangkan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Assaadah Bungah, Ibu Mela Alista, S.Si., menyampaikan bahwa pengembangan bahasa asing merupakan bagian dari upaya sekolah mempersiapkan siswa menghadapi masa depan.

“Pembelajaran Bahasa Mandarin merupakan salah satu bentuk respons sekolah terhadap perkembangan zaman. Kami ingin siswa memiliki kompetensi yang lebih luas, sehingga ketika mereka melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja, mereka sudah memiliki bekal kemampuan komunikasi yang relevan dengan kebutuhan global,” ungkapnya.

Menurutnya, pembelajaran bahasa tidak sekadar berkaitan dengan kemampuan menghafal kosakata, tetapi juga membuka wawasan siswa terhadap budaya dan masyarakat lain. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa yang terbuka, adaptif, dan mampu berkomunikasi lintas budaya.

Guru pengampu Bahasa Mandarin, Ibu Yolanda Duwi Rohma Wati, S.Pd., menjelaskan bahwa antusiasme siswa menjadi salah satu modal penting dalam proses pembelajaran.

“Kami berusaha membuat pembelajaran Bahasa Mandarin lebih komunikatif dan dekat dengan kehidupan siswa. Tidak hanya belajar menulis dan menghafal kosakata, tetapi juga berlatih mengucapkan, mendengar, dan menggunakan bahasa dalam percakapan sederhana,” jelasnya.

Ia berharap siswa tidak merasa bahwa Bahasa Mandarin merupakan bahasa yang sulit dipelajari. Dengan latihan secara konsisten dan suasana pembelajaran yang menyenangkan, kemampuan siswa diharapkan terus berkembang.

Antusiasme juga datang dari siswa. Rizka Arzakiya, siswi kelas XI-6, memberikan respons positif terhadap pembelajaran Bahasa Mandarin di sekolah.

“Menurut saya, belajar Bahasa Mandarin menarik karena menjadi pengalaman baru. Selain menambah kemampuan bahasa asing, kita juga bisa mengenal budaya dan cara berkomunikasi yang berbeda. Saya berharap bisa semakin lancar berbicara Bahasa Mandarin,” ujarnya.

Pengembangan Bahasa Mandarin di SMA Assaadah Bungah menjadi bagian dari visi sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman. Di tengah tumbuhnya kawasan industri Gresik dan semakin terbukanya hubungan dengan dunia internasional, kemampuan berbahasa asing diharapkan menjadi bekal strategis bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, sekaligus bersaing di tingkat global.

Dengan penguatan Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, serta berbagai kompetensi lainnya, SMA Assaadah Bungah terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga komunikatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia yang semakin terhubung.

(Humas/Tim Media)

Guru SMA Assa’adah Bungah Ikuti Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026

Foto: Bapak/Ibu Guru SMA Assaadah Bungah sedang melaksanakan Sulingjar (Survei Lingkungan Belajar) tahun 2026.

Gresik – SMA Assa’adah Bungah kembali berpartisipasi aktif dalam program nasional peningkatan mutu pendidikan melalui kegiatan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bapak/ibu guru dan kepala sekolah sebagai responden utama untuk memetakan kualitas lingkungan belajar di satuan pendidikan.

Pelaksanaan Sulingjar di SMA Assa’adah Bungah dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di ruang laboratorium komputer. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib menggunakan perangkat komputer sekolah guna memastikan proses pengisian berjalan lancar.

Secara nasional, pelaksanaan Sulingjar 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 20 Juli hingga 17 Agustus 2026. Survei ini wajib diisi secara mandiri oleh seluruh kepala sekolah dan guru yang telah terdaftar dalam sistem Dapodik. Tujuan utama dari survei ini adalah untuk mengetahui kondisi nyata lingkungan belajar di sekolah, mulai dari aspek keamanan, kenyamanan, hingga budaya belajar yang terbentuk.

Kepala SMA Assa’adah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan mutu pendidikan.
“Sulingjar menjadi sarana refleksi bagi sekolah untuk melihat kondisi lingkungan belajar secara objektif. Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam merancang kebijakan dan program peningkatan kualitas pendidikan ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Bapak Eko Jarwanto, S.Pd. menambahkan bahwa partisipasi aktif guru sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.
“Kejujuran dan kesungguhan dalam mengisi survei sangat penting agar hasilnya benar-benar mencerminkan kondisi sekolah. Dengan begitu, program perbaikan yang dirancang nantinya dapat lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui keikutsertaan dalam Sulingjar 2026 ini, SMA Assa’adah Bungah menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan mendukung perkembangan optimal seluruh peserta didik.

(Humas/Tim Media)

SMA Assa’adah Bungah Gelar Seleksi Internal Peserta Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-81

Foto: Siswa-siswi mengikuti seleksi internal untuk peserta lomba gerak jalan.

Gresik – SMA Assa’adah Bungah menggelar seleksi internal untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili sekolah dalam lomba gerak jalan tingkat kecamatan pada tanggal 15 Agustus 2026 nanti. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Bungah.

Dalam proses seleksi ini, setiap kelas diwajibkan mengirimkan atau menunjuk minimal tiga siswa terbaiknya untuk mengikuti tahapan penilaian. Para peserta menunjukkan kemampuan baris-berbaris, kekompakan, ketahanan fisik, serta kedisiplinan sebagai aspek utama dalam penilaian.

Hasil dari seleksi internal ini nantinya akan menentukan jumlah grup yang akan dikirim oleh sekolah untuk mengikuti lomba gerak jalan tingkat kecamatan. Rute lomba sendiri akan menempuh jalur Bungah–Sidomukti, yang menjadi salah satu rute ikonik dalam perayaan kemerdekaan di wilayah tersebut.

Guru olahraga SMA Assa’adah Bungah, Bapak Muhammad Ubaidillah Mufti, S.Pd. menyampaikan bahwa seleksi ini penting untuk mendapatkan tim terbaik.
“Kami ingin memastikan bahwa siswa yang terpilih benar-benar siap, baik dari segi fisik maupun kekompakan tim. Gerak jalan bukan hanya soal berjalan, tetapi juga tentang disiplin, kerja sama, dan semangat juang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim, S.Si. menekankan nilai karakter dalam kegiatan ini.
“Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter siswa, terutama dalam menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme. Kami berharap siswa dapat berpartisipasi dengan penuh semangat dan membawa nama baik sekolah,” tuturnya.

Melalui seleksi ini, SMA Assa’adah Bungah tidak hanya mempersiapkan diri untuk berkompetisi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan kepada seluruh siswa sebagai generasi penerus bangsa.

(Humas/Tim Media)

SMA Assa’adah Bungah Tingkatkan Layanan Kesehatan dengan Pembangunan Ruang UKS Baru

Foto: Ruang UKS baru sebagai pendukung proses pendidikan dan pebelajaran siswa di SMA Assaadah Bungah.

Gresik – SMA Assaadah Bungah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan bagi seluruh warganya. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pembangunan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) baru yang telah resmi digunakan sejak akhir Desember 2025.

Pembangunan ruang UKS ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan Bantuan Pemerintah. Kehadiran ruang UKS yang baru ini diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran sekaligus meningkatkan aspek kesehatan bagi seluruh warga sekolah.

Ruang UKS tidak hanya difungsikan sebagai tempat penanganan pertama bagi siswa yang mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan program-program kesehatan siswa. Berbagai kegiatan seperti pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) serta edukasi kesehatan lainnya dapat dilaksanakan secara lebih optimal dengan fasilitas yang memadai.

Sebagai penanggung jawab, sekolah telah menunjuk Ibu Eka Faizatin Nurichah,S.Pd. sebagai koordinator ruang UKS. Dengan adanya koordinasi yang terstruktur, pengelolaan UKS diharapkan berjalan lebih profesional dan berkelanjutan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Ibu Tri Wahyuni, S.Pd. menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyediakan fasilitas yang layak dan mendukung.
“Ruang UKS yang baru ini menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan sarana prasarana sekolah. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kesehatan siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, koordinator UKS, Ibu Eka Faizatin Nurichah, S.Pd. juga mengungkapkan optimismenya terhadap peran UKS ke depan.
“Dengan fasilitas yang lebih baik, kami dapat mengembangkan berbagai program kesehatan siswa secara lebih optimal, termasuk kegiatan PMR dan edukasi hidup sehat. Harapannya, siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” tuturnya.

Dengan hadirnya ruang UKS baru ini, SMA Assa’adah Bungah semakin siap menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh, baik dari segi akademik maupun kesehatan.

(Humas/Tim Media)

SMA Assa’adah Bungah Gelar Tes IQ Berbasis CBT untuk Pemetaan Potensi Siswa Kelas X

Foto: Siswa kelas X (Sepuluh) sedang melaksanakan Tes IQ di ruang laboratorium.

Gresik – SMA Assa’adah Bungah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan menjalin kerja sama bersama lembaga profesional EPYC Consultant dalam pelaksanaan Tes IQ bagi siswa kelas X (Sepuluh). Kegiatan Tes IQ dilaksanakan pada hari Ahad, 9 Agustus 2026 mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memetakan potensi, minat, serta karakter belajar siswa sejak dini.

Pelaksanaan tes dilakukan di tiga ruang laboratorium komputer dengan sistem Computer Based Test (CBT), sehingga proses berjalan lebih efektif, terstruktur, dan modern. Adapun muatan tes yang diberikan kepada siswa meliputi beberapa aspek penting, yaitu:

  1. Tes IST (Intelligence Structure Test) untuk mengukur struktur inteligensi siswa melalui berbagai subtes.
  2. Tes Gaya Belajar guna mengetahui kecenderungan belajar siswa, apakah visual, auditorial, atau kinestetik.
  3. Tes Papicostic untuk melihat profil parameter kepribadian kerja siswa.
  4. Tes RMIB (Rothwell-Miller Interest Blank) untuk mengukur minat pekerjaan dan kecenderungan karier siswa.

Melalui rangkaian tes ini, sekolah berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi akademik maupun non-akademik siswa. Hasil tes nantinya akan menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat sasaran, sekaligus membantu siswa dalam merencanakan masa depan mereka.

Kepala SMA Assa’adah Bungah, Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi layanan pendidikan berbasis data.
“Tes ini sangat penting sebagai langkah awal untuk mengenali potensi siswa. Dengan pemetaan yang tepat, sekolah dapat memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa, sehingga mereka dapat berkembang secara optimal,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Mela Alista, S.Si. menegaskan bahwa hasil tes akan menjadi acuan dalam proses pembelajaran ke depan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pendekatan belajar yang sesuai dengan karakter dan kemampuannya. Selain itu, hasil tes ini juga membantu siswa memahami dirinya sendiri, baik dari segi potensi akademik maupun arah minat karier,” jelasnya.

Dengan adanya pelaksanaan Tes IQ berbasis CBT ini, SMA Assa’adah Bungah berharap mampu menciptakan sistem pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan berorientasi pada masa depan siswa.

(Humas/Tim Media)

Laskar Pramuka SMA Assa’adah Bungah: Ekstrakurikuler Unggulan Cetak Generasi Disiplin dan Berprestasi

Foto: Siswa-siswi SMA Assaadah Bungah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka pada hari sabtu yang dibina oleh Kak Adin (Mohammad Sholehuddin, S.Pd., M.Psi.)

SMA Assa’adah Bungah terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler unggulan, salah satunya adalah Pramuka. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan diri yang tidak hanya menanamkan nilai kedisiplinan, tetapi juga membangun kekompakan, kepemimpinan, serta inovasi dalam kepramukaan.

Ekstrakurikuler Pramuka di SMA Assa’adah Bungah dibina oleh Bapak Mohammad Sholehuddin, S.Pd., M.Psi. yang akrab disapa Kak Adin. Di bawah bimbingannya, Pramuka berkembang menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan yang konsisten mencetak prestasi membanggakan.

Ambalan Pramuka Penegak di sekolah ini memiliki identitas yang kuat, yakni Ambalan KH. Qomaruddin untuk putra dan Ambalan Nyai Assyarifah untuk putri. Gugus Depan pangkalan ini terdaftar dengan nomor 13.027 – 13.028 dan dikenal luas dengan sebutan Laskar Pramuka SMA Assa’adah (Laspramdah).

Berbagai prestasi telah berhasil diraih oleh anggota Pramuka SMA Assa’adah Bungah, baik di tingkat daerah maupun nasional. Bahkan, kegiatan ini pernah mengantarkan anggotanya mengikuti pengalaman internasional hingga ke Korea Selatan, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi sekolah.

Kak Adin, selaku pembina Pramuka, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada lomba, tetapi juga pembentukan karakter.
“Pramuka adalah tempat belajar kehidupan. Di sini siswa dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan berani memimpin. Prestasi adalah bonus dari proses panjang pembinaan karakter tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatulloh, S.Si. turut memberikan apresiasi terhadap eksistensi Pramuka di SMA Assa’adah Bungah.
“Pramuka menjadi salah satu ekstrakurikuler yang mampu membentuk karakter siswa secara menyeluruh. Tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga dalam sikap dan kepribadian. Kami berharap Laspramdah terus berkembang dan menjadi kebanggaan sekolah,” tuturnya.

Dengan semangat kebersamaan dan jiwa kepemimpinan yang terus diasah, Laskar Pramuka SMA Assa’adah Bungah diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.