Semarak Bulan Bahasa 2026, SMA Assaadah Bungah Gelar Aneka Lomba Kebahasaan dan Sastra

Foto: Salah atu tim peserta lomba Pidato Tiga Bahasa.

GRESIK — Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa 2026, SMA Assaadah Bungah menggelar berbagai perlombaan kebahasaan dan sastra pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.45 WIB di lingkungan sekolah ini diikuti oleh siswa SMA Assaadah dan diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa bersama OSIS SMA Assaadah sebagai panitia pelaksana.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra, serta meningkatkan keterampilan berbahasa. Selain itu, peringatan Bulan Bahasa juga bertujuan memperkuat kesadaran siswa untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sekaligus menghargai kekayaan bahasa daerah dan mempelajari bahasa asing.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Assaadah Bungah. Pembukaan tersebut menandai dimulainya berbagai kompetisi yang dirancang untuk mengasah kemampuan literasi, keberanian berbicara, kreativitas, serta daya kritis siswa.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan tiga jenis perlombaan, yakni Maca Geguritan, Pidato Tiga Bahasa, dan Debat. Ketiga lomba tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman belajar melalui kompetisi yang edukatif.

Lomba Maca Geguritan menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal, membaca, dan mengapresiasi karya sastra Jawa. Melalui lomba ini, siswa dilatih memahami isi geguritan, menghayati makna, serta menampilkan pembacaan dengan penghayatan dan ekspresi yang sesuai. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya melestarikan bahasa dan sastra Jawa sebagai bagian dari kekayaan budaya.

Sementara itu, Lomba Pidato Tiga Bahasa menghadirkan tantangan bagi siswa untuk menyampaikan gagasan dalam bahasa Arab, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Kompetisi ini tidak hanya menguji penguasaan bahasa, tetapi juga melatih keberanian tampil di depan umum, kemampuan menyusun materi, serta keterampilan berkomunikasi secara runtut dan meyakinkan.

Adapun Lomba Debat dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi berdasarkan alasan yang logis, serta menanggapi pendapat lawan secara santun. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari proses berpikir dan berdiskusi yang sehat. Peserta juga dilatih untuk menyampaikan pendapat secara terstruktur sekaligus menghargai sudut pandang orang lain.

Guru Bahasa Indonesia sekaligus Koordinator Media SMA Assaadah Bungah, Ahmad Sofyan Hadi, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Bulan Bahasa memiliki peran penting dalam membangun budaya literasi dan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa.

“Peringatan Bulan Bahasa bukan sekadar kegiatan perlombaan, melainkan juga momentum untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa dan sastra. Melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar mengekspresikan gagasan, mengembangkan kreativitas, melatih keberanian berbicara, serta membangun kemampuan berpikir kritis. Kami berharap pengalaman ini dapat mendorong siswa untuk terus meningkatkan kemampuan literasi dan menggunakan bahasa secara baik, benar, dan santun,” ungkap Ahmad Sofyan Hadi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing. Ketiganya dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk berkomunikasi, memperluas wawasan, serta menghadapi tantangan di era global.

Pelaksanaan Bulan Bahasa 2026 di SMA Assaadah Bungah menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa dan sastra dapat dikembangkan melalui kegiatan yang kreatif, menyenangkan, dan kompetitif. Kolaborasi MGMP Bahasa dengan OSIS sebagai panitia juga menjadi bentuk pembelajaran nyata bagi siswa dalam berorganisasi, bekerja sama, dan bertanggung jawab menyukseskan kegiatan sekolah.

Melalui peringatan Bulan Bahasa ini, SMA Assaadah Bungah berharap tumbuh generasi muda yang tidak hanya terampil berbahasa, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap sastra, budaya literasi yang kuat, kemampuan berpikir kritis, serta sikap santun dalam menyampaikan gagasan. Dengan demikian, bahasa tidak sekadar menjadi alat komunikasi, tetapi juga sarana membangun karakter, memperluas pengetahuan, dan mempererat persatuan.

(Humas/Tim media)

PASSMADAH A SMA Assaadah Bungah Raih Juara Caraka 2 di LKBB TARING 2026 se-Jawa Timur

Foto: Tim Passmadah (Noni Jawa) yang berhasil meraih kejuaraan.

GRESIK — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Assaadah Bungah, Gresik. Tim PASSMADAH A (Noni Jawa) sukses mengamankan piala Juara Caraka 2 dalam ajang Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) TARING 2026 tingkat se-Jawa Timur. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Keberhasilan ini menjadi pencapaian yang patut diapresiasi, sekaligus menunjukkan kesungguhan anggota PASSMADAH A dalam mengembangkan keterampilan baris-berbaris. Dalam kompetisi LKBB, peserta dituntut memiliki kedisiplinan, ketepatan gerakan, kekompakan tim, konsentrasi, serta kemampuan mengikuti aba-aba dengan baik. Seluruh unsur tersebut membutuhkan latihan yang terarah dan kerja sama yang solid antarpersonel.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Assaadah Bungah, Muhammad Sholeh Al Qoyyim H., S.Si., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih Tim PASSMADAH A. Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga mencerminkan proses pembinaan karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Tim PASSMADAH A dalam LKBB TARING 2026. Prestasi ini merupakan hasil dari kedisiplinan, kerja keras, kekompakan, dan semangat para siswa dalam menjalani latihan serta mengikuti kompetisi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih baik pada kesempatan berikutnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kegiatan baris-berbaris memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Melalui latihan dan kompetisi, siswa belajar menghargai waktu, menaati aturan, bertanggung jawab terhadap tugas, serta mengutamakan kepentingan tim. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan upaya SMA Assaadah Bungah dalam mengembangkan peserta didik yang disiplin, tangguh, dan berkarakter.

Prestasi Juara Caraka 2 di LKBB TARING 2026 se-Jawa Timur ini menambah catatan positif pencapaian non-akademik SMA Assaadah Bungah. Sekolah berharap keberhasilan Tim PASSMADAH A dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler, berani mengikuti kompetisi, serta mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang prestasi.

(Humas/Tim media)

Harumkan Nama Sekolah, M. Ridho Khoirus Tsani Raih Juara 3 Sketch Competition Architecture Carnival 7.0

Foto: Ananda M. Ridho Khoirus Tsani berhasil meraih Juara 3 Sketch Competition Architecture Carnival 7.0 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

GRESIK — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Assaadah Bungah, Gresik. M. Ridho Khoirus Tsani berhasil meraih Juara 3 Sketch Competition Architecture Carnival 7.0 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Kompetisi ini mengusung tema “After 2°C: Taman Kota Masa Depan”, yang mengajak peserta menuangkan gagasan kreatif tentang ruang terbuka hijau dan wajah taman kota pada masa mendatang di tengah tantangan perubahan iklim.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMA Assaadah Bungah. Melalui kompetisi sketsa arsitektur, Ridho menunjukkan bahwa kreativitas, kemampuan mengolah gagasan, dan kepekaan terhadap lingkungan dapat menjadi modal penting bagi siswa untuk berprestasi di luar bidang akademik.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Mela Alista, S.Si., menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih Ridho. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan pentingnya memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi diri melalui berbagai kompetisi.

“Prestasi ini patut kita syukuri dan apresiasi. Kami berharap capaian M. Ridho Khoirus Tsani dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas, berani mencoba tantangan baru, serta menghasilkan karya yang bermanfaat. Sekolah akan terus mendukung pengembangan potensi siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik,” ungkap Mela.

Sementara itu, M. Ridho Khoirus Tsani mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas keberhasilan meraih Juara 3 dalam kompetisi tersebut. Baginya, lomba ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan menggambar sekaligus menuangkan ide mengenai taman kota masa depan.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa meraih Juara 3 dalam Sketch Competition Architecture Carnival 7.0. Kompetisi ini menjadi pengalaman berharga bagi saya untuk mengembangkan kreativitas dan menuangkan gagasan melalui sketsa. Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar, memperbaiki kemampuan, dan mengikuti kompetisi lainnya,” ujar Ridho.

Tema “After 2°C: Taman Kota Masa Depan” juga mengandung pesan penting tentang perlunya merancang ruang kota yang lebih ramah lingkungan. Taman kota bukan sekadar ruang untuk memperindah kawasan perkotaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, hijau, dan berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.

Prestasi yang diraih M. Ridho Khoirus Tsani menjadi bukti bahwa siswa SMA Assaadah Bungah memiliki kesempatan untuk berkembang melalui beragam bidang kreativitas. Sekolah berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi siswa lainnya agar terus berkarya, berani berkompetisi, dan mengembangkan potensi diri sehingga mampu meraih prestasi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

(Humas/Tim media)

Dibuka SPMB Jalur Inden SMA Assaadah Bungah Tahun Ajaran 2026/2027

🚀 YOUR FUTURE STARTS HERE.

✨ Mulai langkahmu di SMA Assaadah.

Saatnya naik level, menemukan potensi diri, berani berkarya, dan mempersiapkan masa depan bersama lingkungan belajar yang positif.

SPMB SMA ASSA’ADAH

Tahun Pelajaran 2027/2028

JALUR INDEN
01 Oktober – 31 Desember 2026

Benefit Jalur Inden:
✅ Formulir pendaftaran
✅ Seragam olahraga
✅ Jas almamater
✅ Voucher pendidikan*

*Syarat dan ketentuan berlaku

💥 BONUS KHUSUS!
Pendaftar dari SMP, MTs 1, dan MTs 2 Assaadah
mendapat potongan uang pembangunan

📍 Pendaftaran Offline
Jalan Raya Bungah Nomor 01, Bungah, Gresik

🌐 Pendaftaran Online
spmb.smadahgresik.sch.id

📲 Narahubung:
081234141020 — Pak Qoyyim
081232862209 — Bu Tri

✨ YOUR FUTURE STARTS HERE.
Smadah, Gerbang Masa Depan.

(Humas/Tim media)

Ukir Prestasi Nasional, Siswi SMA Assaadah Bungah Raih Juara Harapan I Khattil Qur’an Kontemporer

Foto: Siswi SMA Assaadah Bungah, Malka Elora Sausan Aqeela dengan tropi prestasinya.

Gresik — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi SMA Assaadah Bungah. Kali ini, Malka Elora Sausan Aqeela berhasil meraih Juara Harapan I Musabaqah Khattil Qur’an Kontemporer kategori putri dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Siswa Nasional (MTQSN) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Malang pada Oktober 2026.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMA Assaadah Bungah. Prestasi di tingkat nasional ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya mampu mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam bidang seni Islami, khususnya seni kaligrafi Al-Qur’an.

Musabaqah Khattil Qur’an merupakan cabang lomba yang menguji kemampuan peserta dalam menulis ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan memperhatikan keindahan bentuk huruf, ketepatan penulisan, komposisi, serta unsur artistik. Pada kategori kontemporer, peserta juga dituntut mampu memadukan kaidah penulisan kaligrafi dengan kreativitas visual sehingga menghasilkan karya yang menarik tanpa mengabaikan nilai-nilai Al-Qur’an.

Keberhasilan Malka meraih Juara Harapan I menjadi bukti bahwa ketekunan, kreativitas, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat dikembangkan menjadi prestasi yang membanggakan. Kompetisi tingkat nasional tersebut sekaligus memberikan pengalaman berharga untuk mengukur kemampuan, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas karya seni Islami.

Koordinator Program Tahfidz SMA Assaadah Bungah, Khilfatin Nabawiyah, M.Si., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Malka. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan potensi siswa dalam bidang Al-Qur’an dapat dilakukan melalui beragam jalur, termasuk seni kaligrafi.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Malka. Kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak hanya diwujudkan melalui membaca dan menghafal, tetapi juga dapat diekspresikan melalui seni kaligrafi. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi Malka untuk terus mengembangkan kemampuannya dan menginspirasi teman-teman lainnya,” ungkapnya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat mendorong semakin banyak siswa untuk mengenali dan mengembangkan bakat di bidang keagamaan. Menurutnya, pembinaan potensi siswa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat tumbuh bersama kreativitas, kedisiplinan, dan semangat berprestasi.

Apresiasi juga disampaikan oleh Waka Kesiswaan SMA Assaadah Bungah, Muhammad Sholeh Al Qoyyim H., S.Si. Ia menilai keberhasilan Malka merupakan capaian positif yang memperkuat rekam jejak prestasi siswa SMA Assaadah Bungah di berbagai bidang.

“Prestasi di tingkat nasional ini patut kita syukuri bersama. Malka telah menunjukkan bahwa siswa SMA Assaadah Bungah memiliki potensi untuk bersaing dan berprestasi melalui bidang yang sesuai dengan bakatnya. Kami berharap pencapaian ini dapat menumbuhkan semangat siswa lain untuk terus berlatih, berani mengikuti kompetisi, dan memberikan hasil terbaik,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan perlombaan juga menjadi sarana pembentukan karakter. Melalui proses persiapan dan kompetisi, siswa belajar menghargai proses, mengelola waktu, meningkatkan kepercayaan diri, serta menerima hasil dengan sikap sportif.

Prestasi Malka Elora Sausan Aqeela dalam MTQSN 2026 menjadi tambahan catatan membanggakan bagi SMA Assaadah Bungah. Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan bakat, kreativitas, dan karakter religius siswa.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan dari sekolah, diharapkan semakin banyak siswa SMA Assaadah Bungah yang mampu mengembangkan potensinya serta meraih prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Keberhasilan ini menjadi pengingat bahwa seni kaligrafi bukan sekadar keindahan goresan pena, melainkan juga bentuk ekspresi kecintaan terhadap Al-Qur’an. Dengan semangat belajar dan berkarya, Malka diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sekaligus mengukir prestasi melalui karya yang bernilai.

(Humas/Tim media)

SMA Assaadah Bungah Ikuti Seminar dan Lokakarya Pendidikan di Universitas Qomaruddin, Perkuat Tata Kelola yang Profesional dan Berintegritas

Foto: Kegiatan seminar dan lokakarya pendidikan di kampus Universitas Qomaruddin.

Gresik — SMA Assaadah Bungah turut berpartisipasi dalam kegiatan Seminar dan Lokakarya Pendidikan yang diselenggarakan di kampus Universitas Qomaruddin (UQ), Ahad, 11 Oktober 2026. Kegiatan ini mengangkat tema utama “Peningkatan Tata Kelola Kelembagaan yang Profesional dan Berintegritas” sebagai upaya memperkuat kualitas pengelolaan lembaga pendidikan di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin (YPPQ).

Seminar tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr. H. Masykuri, M.Si., mantan Rektor Universitas Islam Malang (UNISMA). Kegiatan diikuti oleh para dosen dan kalangan akademisi di lingkungan YPPQ yang memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan, penguatan kelembagaan, serta peningkatan mutu layanan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, SMA Assaadah Bungah mengirimkan dua perwakilan, yakni Kepala Sekolah Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Eko Jarwanto, M.Pd. Keikutsertaan keduanya menjadi bagian dari upaya sekolah untuk terus memperluas wawasan, memperkuat jejaring kelembagaan, serta menyerap gagasan-gagasan strategis bagi pengembangan tata kelola pendidikan.

Seminar dan lokakarya ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pentingnya pengelolaan lembaga yang terencana, profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Dalam konteks pendidikan, tata kelola yang baik tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan pelaksanaan program, tetapi juga menyangkut kepemimpinan, pengambilan keputusan, akuntabilitas, serta budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas.

Melalui forum akademik tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk memperkaya perspektif mengenai tantangan pengelolaan lembaga pendidikan di tengah perubahan zaman. Profesionalisme dan integritas menjadi dua unsur penting yang perlu berjalan beriringan agar lembaga pendidikan mampu memberikan layanan yang berkualitas, membangun kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan tujuan pendidikan secara berkelanjutan.

Waka Humas SMA Assaadah Bungah, Eko Jarwanto, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan sekolah dalam kegiatan ini merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat pemahaman tentang tata kelola kelembagaan yang baik.

“Seminar dan lokakarya ini memberikan wawasan penting bagi kami mengenai bagaimana lembaga pendidikan harus dikelola secara profesional dan berintegritas. Pengelolaan sekolah tidak cukup hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga harus didukung oleh perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, transparansi, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaannya,” ungkapnya.

Menurut Eko, gagasan dan pengalaman yang disampaikan narasumber dapat menjadi bahan refleksi bagi SMA Assaadah Bungah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah. Ia menilai bahwa penguatan tata kelola perlu menjadi komitmen bersama seluruh unsur sekolah, mulai dari pimpinan, guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Kami berharap berbagai pemikiran yang diperoleh dari kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus melakukan perbaikan di lingkungan sekolah. Profesionalisme harus tercermin dalam cara kita bekerja, melayani, mengambil keputusan, dan menjalankan amanah. Sementara integritas menjadi landasan agar seluruh proses tersebut tetap berjalan sesuai nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab,” tambahnya.

Keikutsertaan Kepala SMA Assaadah Bungah dan Waka Humas dalam seminar ini sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan di bawah naungan YPPQ. Pertukaran gagasan antara kalangan akademisi, pimpinan lembaga, dan praktisi pendidikan diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi serta praktik pengelolaan yang semakin efektif.

Bagi SMA Assaadah Bungah, peningkatan kualitas tata kelola merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang unggul. Tata kelola yang baik menjadi fondasi untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, pengembangan potensi siswa, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan budaya kerja yang positif.

Melalui kegiatan Seminar dan Lokakarya Pendidikan di Universitas Qomaruddin ini, SMA Assaadah Bungah berharap dapat terus mengambil bagian dalam pengembangan pendidikan di lingkungan YPPQ. Semangat profesionalisme, integritas, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan diharapkan semakin menguat sebagai landasan dalam mewujudkan lembaga pendidikan yang berkualitas dan dipercaya masyarakat.

(Humas/Tim media)

Evaluasi Kinerja Satu Periode, OSIS SMA Assaadah Bungah Gelar Sidang Pleno Laporan Pertanggungjawaban 2025–2026

Foto: Suasana kegiatan sidang pleno OSIS periode tahun 2025-2026.

Gresik — Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Assaadah Bungah menggelar Sidang Pleno Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) masa bakti 2025–2026 pada Ahad, 11 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang perpustakaan SMA Assaadah Bungah tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus mempertanggungjawabkan amanah kepengurusan selama satu periode.

Sidang pleno diikuti oleh peserta rapat yang terlibat dalam proses evaluasi dan penerimaan laporan pertanggungjawaban pengurus OSIS. Kegiatan berlangsung tertib dengan rangkaian acara yang diawali pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., serta sambutan Ketua OSIS masa bakti 2025–2026.

Dalam sambutannya, kepala sekolah memberikan arahan mengenai pentingnya tanggung jawab, kedisiplinan, dan keterbukaan dalam menjalankan organisasi. Sidang pleno tidak hanya menjadi agenda administratif di akhir masa kepengurusan, tetapi juga sarana pembelajaran bagi siswa untuk memahami tata kelola organisasi secara sistematis dan bertanggung jawab.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari masing-masing bidang dalam struktur kepengurusan OSIS. Setiap bidang memaparkan pelaksanaan program kerja, kegiatan yang telah terlaksana, serta berbagai pengalaman dan evaluasi selama menjalankan tugas.

Penyampaian laporan tersebut memberikan gambaran mengenai upaya pengurus OSIS dalam melaksanakan program yang telah direncanakan. Selain itu, forum pleno menjadi ruang untuk meninjau kembali keberhasilan, kendala, dan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan sebagai bahan pembelajaran bagi kepengurusan berikutnya.

Seluruh rangkaian sidang berjalan lancar. Setelah melalui proses penyampaian dan pembahasan laporan, seluruh laporan pertanggungjawaban bidang dinyatakan diterima oleh peserta rapat pleno. Penerimaan laporan tersebut menandai selesainya salah satu tahapan penting dalam perjalanan kepengurusan OSIS SMA Assaadah Bungah masa bakti 2025–2026.

Pembina OSIS-MPK SMA Assaadah Bungah, Ibu Siti Lailatul Arofah, M.Si., menyampaikan bahwa sidang pleno LPJ merupakan bagian penting dari pendidikan karakter dan kepemimpinan siswa. Melalui kegiatan ini, pengurus belajar mempertanggungjawabkan tugas serta program yang telah dilaksanakan selama menjabat.

“Sidang pleno ini bukan sekadar menyampaikan laporan kegiatan, tetapi juga menjadi bentuk pembelajaran tentang tanggung jawab, kejujuran, kedisiplinan, dan keterbukaan dalam berorganisasi. Setiap pengurus perlu memahami bahwa amanah yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan dipertanggungjawabkan dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, evaluasi pada akhir masa kepengurusan juga penting agar pengalaman yang diperoleh selama menjalankan organisasi dapat menjadi bekal untuk mengembangkan OSIS pada periode selanjutnya.

Ia berharap seluruh anggota OSIS dapat mengambil pelajaran dari proses tersebut, baik mengenai keberhasilan program maupun tantangan yang dihadapi selama menjalankan tugas.

Sementara itu, Zakii, Ketua OSIS masa bakti 2025–2026, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus, pembina, pihak sekolah, dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan program OSIS selama satu periode.

“Sidang pleno ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan pertanggungjawaban atas program dan kegiatan yang telah dijalankan. Tentu selama satu periode ada banyak pengalaman, tantangan, dan pembelajaran yang kami dapatkan. Kami bersyukur seluruh laporan dapat diterima dengan baik,” ujarnya.

Zakii juga berharap pengalaman selama menjadi pengurus OSIS dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota, terutama dalam membangun kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, menyelesaikan masalah, serta menjalankan tanggung jawab dalam sebuah organisasi.

“Kami berharap apa yang sudah dilaksanakan bisa menjadi bahan evaluasi dan inspirasi bagi pengurus OSIS berikutnya. Semoga program-program yang baik dapat dilanjutkan dan hal-hal yang masih kurang bisa diperbaiki agar OSIS SMA Assaadah Bungah semakin aktif dan bermanfaat bagi seluruh siswa,” tambahnya.

Pelaksanaan Sidang Pleno LPJ OSIS SMA Assaadah Bungah masa bakti 2025–2026 menunjukkan bahwa organisasi siswa memiliki peran strategis sebagai ruang belajar di luar kegiatan akademik. Melalui proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pertanggungjawaban, siswa mendapatkan pengalaman nyata dalam menjalankan roda organisasi.

Kegiatan ini sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas, tanggung jawab, transparansi, musyawarah, dan kepemimpinan. Dengan diterimanya seluruh laporan pertanggungjawaban, diharapkan pengalaman kepengurusan periode 2025–2026 menjadi fondasi bagi perkembangan OSIS SMA Assaadah Bungah yang semakin baik, kreatif, dan bertanggung jawab pada masa mendatang.

(Humas/Tim media)

Parent Career Day, SMA Assaadah Bungah Hadirkan Orang Tua sebagai Guru Inspiratif di Kelas

Foto: Slah satu orangtua/walimurid yang diundang dalam kegiatan “Parent Career Day” di SMA Assaadah Bungah

Gresik — Pembelajaran di SMA Assaadah Bungah tidak hanya berlangsung melalui buku dan penjelasan guru di dalam kelas. Melalui kegiatan “Parent Career Day”, sekolah menghadirkan orang tua/wali murid untuk berbagi pengalaman secara langsung kepada siswa mengenai dunia kerja, industri, wirausaha, dan berbagai bidang profesi yang mereka geluti.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang mempertemukan siswa dengan pengalaman nyata dari para orang tua/wali murid. Dalam kegiatan ini, orang tua tidak hanya hadir sebagai pendamping pendidikan anak, tetapi juga mengambil peran sebagai narasumber sekaligus sumber belajar bagi siswa di ruang kelas.

Para orang tua/wali murid yang hadir mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan profesi dan bidang pekerjaan masing-masing. Mereka berbagi cerita mengenai pengalaman meniti karier, tantangan dalam pekerjaan, keterampilan yang dibutuhkan, dinamika dunia kerja, hingga berbagai peluang yang dapat dikembangkan generasi muda pada masa mendatang.

Suasana pembelajaran pun menjadi lebih interaktif. Siswa dapat mendengarkan pengalaman langsung dari orang yang sehari-hari berkecimpung di dunia kerja dan usaha. Mereka juga memperoleh kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, serta menggali informasi lebih jauh mengenai profesi yang mungkin selama ini hanya mereka kenal dari buku, internet, atau media sosial.

Waka Kurikulum SMA Assaadah Bungah, Ibu Mela Alista, S.Si., mengatakan bahwa Parent Career Day dirancang untuk memperluas pengalaman belajar siswa sekaligus membantu mereka memahami keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kehidupan nyata.

“Parent Career Day menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar langsung dari pengalaman orang tua mereka. Selama ini siswa belajar berbagai teori dan kompetensi di sekolah, sementara melalui kegiatan ini mereka dapat melihat bagaimana pengetahuan, keterampilan, komunikasi, kedisiplinan, dan tanggung jawab diterapkan dalam dunia nyata,” ungkapnya.

Menurut Bu Mela, keberadaan orang tua sebagai narasumber juga memberikan perspektif yang lebih beragam kepada siswa. Setiap orang tua memiliki pengalaman, profesi, perjalanan karier, maupun bidang usaha yang berbeda sehingga siswa dapat memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai pilihan masa depan.

“Kami ingin anak-anak memiliki wawasan bahwa dunia kerja dan dunia profesi itu sangat beragam. Tidak hanya ada satu jalur untuk meraih masa depan. Ada yang bekerja di perusahaan, berkecimpung di industri, menjadi profesional, membangun usaha sendiri, maupun mengembangkan bidang lainnya. Dari pengalaman para orang tua inilah siswa bisa belajar dan mendapatkan inspirasi,” jelasnya.

Kegiatan Parent Career Day juga menjadi bentuk sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan peserta didik. Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua agar proses pembelajaran semakin dekat dengan kebutuhan dan tantangan kehidupan.

Bagi siswa, kehadiran orang tua/wali murid di kelas memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Mereka dapat memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana seseorang menjalani profesinya, menghadapi tantangan, mengambil keputusan, membangun relasi, serta mengembangkan kompetensi agar mampu bertahan dan berkembang dalam dunia kerja.

Selain memberikan wawasan karier, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi siswa untuk mempersiapkan diri sejak bangku sekolah. Berbagai pengalaman yang dibagikan para orang tua dapat menjadi pemantik bagi siswa untuk lebih serius mengembangkan potensi, minat, keterampilan, dan karakter yang dimiliki.

Melalui Parent Career Day, SMA Assaadah Bungah berupaya menghadirkan pembelajaran yang semakin kontekstual dan bermakna. Sekolah membuka ruang kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua/wali murid untuk bersama-sama membangun pengalaman belajar yang relevan dengan kehidupan nyata.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa ruang belajar tidak selalu terbatas pada dinding kelas. Pengalaman, profesi, dunia industri, kewirausahaan, dan perjalanan hidup para orang tua juga dapat menjadi sumber pembelajaran yang berharga bagi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

(Humas/Tim media)

SMA Assaadah Bungah Kembali Panen Prestasi Pencak Silat, Tiga Siswa Sabet Podium Kabupaten dan Provinsi

Foto: Siswa-siswa berprestasi SMA Assaadah Bungah dalam cabang Pencak Silat di tingkat Provinsi dan Kabupaten.

Gresik — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswa SMA Assaadah Bungah melalui cabang olahraga pencak silat. Tiga pesilat muda SMA Assaadah Bungah berhasil membawa pulang sejumlah gelar juara dari kejuaraan tingkat Kabupaten Gresik hingga tingkat Provinsi Jawa Timur.

Ketiga siswa tersebut adalah M. Gibran Gustaf Attifani (XII-9), Ahmad Helmi Ibnu Arif (X-7), dan Muhammad Nur Chabibi (XI-5). Ketiganya menunjukkan kemampuan terbaik dalam ajang pencak silat yang diikuti, sekaligus memperkuat deretan prestasi SMA Assaadah Bungah di bidang olahraga bela diri.

M. Gibran Gustaf Attifani (XII-9) tampil gemilang dengan mengoleksi dua prestasi. Pada tingkat Provinsi Jawa Timur, Gibran berhasil meraih Juara 2 kategori tanding Kelas I Putra Tingkat Dewasa dalam ajang Pencak Silat Championship II 2026 di Surabaya.

Tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, Gibran juga berhasil menjadi yang terbaik di tingkat Kabupaten Gresik. Ia meraih Juara 1 kategori tanding Kelas I Dewasa Putra dalam kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa VII 2026 yang diselenggarakan oleh PCNU Pagar Nusa Gresik.

Prestasi ganda juga ditorehkan Ahmad Helmi Ibnu Arif (X-7). Ia berhasil meraih Juara 3 tingkat Provinsi Jawa Timur kategori tanding Kelas D Putra Tingkat Remaja pada Pencak Silat Championship II 2026 di Surabaya.

Sebelumnya, Helmi juga menunjukkan performa apik dalam kejuaraan tingkat Kabupaten Gresik. Ia berhasil meraih Juara 2 kategori tanding Kelas E Remaja Putra dalam Kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa VII 2026 yang dilaksanakan oleh PCNU Pagar Nusa Gresik.

Sementara itu, Muhammad Nur Chabibi (XI-5) turut menyumbangkan prestasi bagi SMA Assaadah Bungah. Ia berhasil meraih Juara 3 tingkat Kabupaten Gresik kategori tanding Kelas C Remaja Putra dalam Kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa VII 2026.

Deretan capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat di SMA Assaadah Bungah terus berkembang. Prestasi di tingkat kabupaten sekaligus provinsi menunjukkan bahwa para siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan secara bertahap melalui latihan dan kompetisi.

Koordinator Ekstrakurikuler SMA Assaadah Bungah, Muhammad Ubaidillah Mufti, S.Pd., mengapresiasi capaian ketiga siswa tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih tidak terlepas dari proses latihan yang konsisten, kedisiplinan, serta keberanian siswa untuk tampil dalam kompetisi.

“Alhamdulillah, anak-anak kembali memberikan prestasi yang membanggakan. Gibran dan Helmi mampu menunjukkan kemampuan hingga tingkat provinsi, sementara Nur Chabibi juga berhasil meraih podium di tingkat kabupaten. Ini merupakan hasil dari kerja keras dan proses latihan yang mereka jalani,” ungkapnya.

Ubaidillah menegaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler pencak silat tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar medali. Lebih dari itu, latihan dan pertandingan menjadi sarana untuk membentuk karakter siswa.

“Dalam pencak silat, anak-anak belajar disiplin, keberanian, sportivitas, pengendalian diri, dan pantang menyerah. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus berlatih dan berani mengikuti berbagai kejuaraan,” tambahnya.

Sementara itu, M. Gibran Gustaf Attifani, siswa kelas XII-9 yang berhasil meraih dua podium juara, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diperolehnya. Menurutnya, setiap pertandingan memberikan pengalaman dan pelajaran baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan Juara 1 di tingkat kabupaten dan Juara 2 di tingkat provinsi. Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan memperbaiki kekurangan yang masih ada,” ujar Gibran.

Ia juga mengungkapkan bahwa persiapan sebelum pertandingan menjadi salah satu hal penting untuk menghadapi lawan dengan karakter dan gaya bertanding yang berbeda.

“Yang paling penting adalah tetap fokus, percaya pada latihan yang sudah dilakukan, dan tidak mudah menyerah ketika berada di arena. Dukungan dari sekolah, pembina, pelatih, guru, dan teman-teman juga sangat berarti bagi saya,” tuturnya.

Bagi SMA Assaadah Bungah, pencapaian tersebut menjadi tambahan catatan positif dalam pembinaan prestasi siswa. Tiga siswa berhasil menyumbangkan total lima podium juara, terdiri atas prestasi tingkat Kabupaten Gresik dan Provinsi Jawa Timur.

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ekstrakurikuler dapat menjadi ruang strategis bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat di luar pembelajaran akademik. Melalui pencak silat, siswa tidak hanya mengasah teknik dan kemampuan fisik, tetapi juga membangun karakter tangguh, disiplin, sportif, percaya diri, dan pantang menyerah.

Dengan torehan prestasi Gibran, Helmi, dan Nur Chabibi, SMA Assaadah Bungah kembali menunjukkan semangatnya dalam mendukung siswa untuk terus berkembang dan berprestasi, baik di tingkat Kabupaten Gresik maupun Provinsi Jawa Timur.

SMA Assaadah Bungah Panen Prestasi Pencak Silat, Sabet Gelar di Tingkat Kabupaten dan Provinsi

Foto: Siswa berprestasi SMA Assaadhah Bungah, ananda Muhammad Iltizam Haq (XII-5) dan Galang Dhiyaurrahman (X-7).

Gresik — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Assaadah Bungah melalui cabang olahraga pencak silat. Dua siswa, Muhammad Iltizam Haq (XII-5) dan Galang Dhiyaurrahman (X-7), berhasil mengukir sejumlah prestasi dalam kejuaraan pencak silat tingkat kabupaten dan provinsi yang berlangsung pada 12–13 September 2026.

Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi siswa SMA Assaadah Bungah dalam mengembangkan potensi di bidang olahraga bela diri, sekaligus menunjukkan hasil pembinaan ekstrakurikuler pencak silat yang dilakukan secara berkelanjutan.

Muhammad Iltizam Haq berhasil meraih dua prestasi dalam ajang pencak silat. Prestasi pertama diraihnya dengan menyabet Juara 1 tingkat Kabupaten Gresik pada kategori tanding Kelas D Dewasa Putra dalam Kejuaraan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Gresik VII 2026. Kejuaraan tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Gresik di Al Ibrohimi Manyar, Gresik.

Tidak berhenti di tingkat kabupaten, Iltizam kembali menunjukkan kemampuannya dalam kompetisi tingkat provinsi. Ia berhasil meraih Juara 3 kategori tanding Kelas G Putra Remaja pada Surabaya Championship II 2026 yang diselenggarakan oleh IPSI Provinsi Jawa Timur. Kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Hayam Wuruk KOODAM V Brawijaya.

Sementara itu, prestasi serupa juga diraih oleh Galang Dhiyaurrahman (X-7). Galang berhasil menyabet juara 1 tingkat kabupaten. Ia tampil dalam kategori tanding Kelas B Dewasa Putra pada Kejuaraan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Gresik VII 2026 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Gresik. Pertandingan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Ibrahimi Gresik.

Rangkaian prestasi tersebut menambah daftar capaian siswa SMA Assaadah Bungah dalam bidang pencak silat. Keberhasilan para atlet muda tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa yang bersangkutan, tetapi juga bagi sekolah dan keluarga besar SMA Assaadah Bungah.

Koordinator Ekstrakurikuler SMA Assaadah Bungah, Muhammad Ubaidillah Mufti, S.Pd., mengapresiasi pencapaian yang diraih Iltizam dan Galang. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan, keberanian bertanding, serta kemauan siswa untuk terus mengembangkan kemampuan.

“Kami sangat bangga dengan capaian anak-anak. Iltizam mampu meraih prestasi di tingkat kabupaten dan provinsi, sementara Galang juga menunjukkan kemampuan yang baik dalam kejuaraan Pagar Nusa Gresik. Ini menunjukkan bahwa potensi siswa di bidang pencak silat terus berkembang,” ungkapnya.

Ubaidillah menambahkan bahwa kompetisi bukan hanya menjadi tempat untuk mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar mengenai disiplin, sportivitas, mental bertanding, dan tanggung jawab.

“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya. Yang terpenting adalah proses latihan yang konsisten, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Prestasi akan mengikuti ketika proses tersebut dijalani dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Iltizam Haq, siswa kelas XII-5 yang berhasil meraih dua prestasi, mengaku bersyukur atas hasil yang diperolehnya. Ia mengatakan bahwa setiap pertandingan memberikan pengalaman tersendiri dan menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kemampuan.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan hasil ini. Setiap pertandingan pasti memiliki tantangan yang berbeda. Saya berusaha fokus, menjaga semangat, dan menerapkan hasil latihan saat bertanding,” ujar Iltizam.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada sekolah, pembina, pelatih, guru, serta teman-teman yang telah memberikan dukungan selama mengikuti berbagai kejuaraan.

“Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Saya juga berharap teman-teman yang mengikuti pencak silat tidak takut untuk mencoba mengikuti kejuaraan, karena dari pertandingan kita bisa mendapatkan banyak pengalaman,” tuturnya.

Bagi SMA Assaadah Bungah, pencapaian tersebut menjadi bagian penting dari pengembangan potensi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pencak silat tidak hanya menjadi ruang untuk mengasah kemampuan fisik dan teknik bela diri, tetapi juga membentuk karakter disiplin, percaya diri, sportif, tangguh, dan pantang menyerah.

Raihan yang dicapai oleh Muhammad Iltizam Haq dan Galang Dhiyaurrahman dalam kejuaraan pada 12–13 September 2026 sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan prestasi di SMA Assaadah Bungah terus berjalan di berbagai bidang. Semangat berlatih dan keberanian untuk berkompetisi diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet muda berprestasi yang membawa nama baik sekolah di tingkat kabupaten maupun provinsi.

(Humas/Tim media)

SMA Assaadah Bungah Fasilitasi Perekaman KTP, Siswa Antusias Manfaatkan Layanan Dispendukcapil

Foto: Kegiatan perekaman KTP/KIA di ruang Perpustakaan SMA Assaadah Bungah.

Gresik – SMA Assaadah Bungah terus berupaya memberikan kemudahan layanan administrasi bagi para siswa. Salah satunya melalui kegiatan Perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang menghadirkan petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik di lingkungan sekolah.

Kegiatan perekaman KTP tersebut dilaksanakan di Perpustakaan SMA Assaadah Bungah. Kehadiran layanan administrasi kependudukan di sekolah mendapat sambutan positif dari para siswa. Sejumlah siswa tampak antusias mendaftarkan diri dan mengikuti proses perekaman sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.

Pelaksanaan perekaman di sekolah menjadi langkah praktis untuk membantu siswa yang telah memenuhi persyaratan melakukan perekaman KTP. Dengan adanya layanan langsung dari Dispendukcapil, siswa tidak perlu meninggalkan lingkungan sekolah untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan tersebut.

Sejak kegiatan dimulai, siswa secara bergantian mengikuti tahapan pendaftaran dan perekaman. Mereka mengikuti arahan petugas dengan tertib, mulai dari proses verifikasi data hingga tahapan perekaman data kependudukan. Suasana di Perpustakaan SMA Assaadah Bungah pun tampak lebih ramai dengan aktivitas siswa yang menunggu giliran mendapatkan pelayanan.

Staff Waka Humas SMA Assaadah Bungah, Ibu Ekka Nur Islahiyah, S.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu siswa dalam memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan.

“Kami sangat mengapresiasi layanan dari Dispendukcapil Kabupaten Gresik yang hadir langsung ke sekolah. Anak-anak juga terlihat antusias untuk mendaftar dan mengikuti proses perekaman. Ini tentu menjadi kemudahan bagi siswa karena pelayanan dapat dilakukan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Menurut Ekka, kegiatan tersebut juga memiliki nilai edukatif bagi siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan pelayanan administrasi, tetapi sekaligus belajar mengenai pentingnya memiliki dan mengurus dokumen kependudukan secara tertib.

Hal senada disampaikan Waka Humas SMA Assaadah Bungah, Bapak Eko Jarwanto, M.Pd. Ia menilai kegiatan perekaman KTP merupakan bentuk sinergi positif antara sekolah dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda.

“Sekolah tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini. KTP merupakan dokumen kependudukan yang penting bagi warga negara. Dengan menghadirkan Dispendukcapil ke sekolah, kami ingin memberikan kemudahan kepada siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa administrasi kependudukan harus diperhatikan sejak dini,” jelasnya.

Pak Eko menambahkan bahwa antusiasme siswa menunjukkan bahwa layanan administrasi kependudukan di sekolah memang dibutuhkan. Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan agar berbagai kebutuhan pelayanan siswa dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Kegiatan perekaman KTP di SMA Assaadah Bungah menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga mendukung kebutuhan administratif dan kesiapan siswa sebagai warga negara.

Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam mengurus dokumen kependudukan sekaligus belajar mengenai pentingnya tertib administrasi, tanggung jawab sebagai warga negara, dan kesadaran terhadap identitas kependudukan. Kehadiran layanan Dispendukcapil di sekolah pun menjadi bentuk pelayanan publik yang semakin dekat, mudah, dan bermanfaat bagi para siswa.

(Humas/Tim media)

Belajar Seni Panggung Secara Langsung, Ekstrakurikuler Teater SMA Assaadah Bungah Study Pentas di Pendopo Cak Durasim

Foto: Peserta ekstrakurikuler SMA Assaadah Bungah dalam acara Studi Pentas Teater di Surabaya.

Gresik — Sebanyak 24 siswa Ekstrakurikuler Teater SMA Assaadah Bungah mengikuti kegiatan Study Pentas Teater pada pekan ini di Taman Budaya Provinsi Jawa Timur, Pendopo Cak Durasim, Surabaya. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Genteng Kali No. 85, Genteng, Surabaya, tersebut menjadi kesempatan berharga bagi para siswa untuk memperluas wawasan sekaligus merasakan atmosfer seni pertunjukan secara langsung.

Para peserta tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk bereksplorasi di lingkungan Taman Budaya. Mereka mengamati berbagai aspek pertunjukan, mulai dari suasana panggung, ekspresi pemain, penghayatan karakter, tata artistik, hingga interaksi antara pemain dan penonton.

Kegiatan semakin menarik karena para siswa berkesempatan menyaksikan penampilan Komunitas Tombo Ati dari Jombang dengan judul pertunjukan “HAJATAN”. Pementasan tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi peserta untuk melihat secara langsung bagaimana sebuah gagasan dikembangkan menjadi pertunjukan teater yang memiliki kekuatan cerita, karakter, dialog, gerak, dan unsur artistik.

Didampingi Pembina Ekstrakurikuler Teater Muhammad Dzunnurain (Cak Roin), ke-24 siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Bagi mereka, Study Pentas menjadi pengalaman berbeda dibandingkan pembelajaran teater yang selama ini dilakukan di lingkungan sekolah.

Pembina Ekstrakurikuler Teater SMA Assaadah Bungah, Muhammad Dzunnurain (Cak Roin), mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata kepada para peserta ekstrakurikuler.

“Anak-anak perlu melihat dan merasakan langsung bagaimana dunia pertunjukan teater berlangsung. Dengan datang ke ruang seni dan menyaksikan pementasan secara langsung, mereka bisa belajar banyak hal yang tidak selalu bisa didapatkan hanya melalui latihan di sekolah,” ujarnya.

Menurut Cak Roin, kesempatan bereksplorasi di Taman Budaya juga penting untuk menumbuhkan keberanian dan kepekaan artistik siswa. Mereka dapat mengamati lingkungan seni, berdiskusi, sekaligus menemukan inspirasi yang nantinya dapat dikembangkan dalam proses latihan dan pementasan di sekolah.

“Kami berharap anak-anak tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pembelajar. Mereka bisa mengamati, menganalisis, kemudian mencoba mengembangkan apa yang mereka lihat sesuai dengan karakter dan kreativitas mereka sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMA Assaadah Bungah, Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatullah, memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan Ekstrakurikuler Teater. Menurutnya, kegiatan di luar lingkungan sekolah seperti Study Pentas memiliki peran penting dalam memperkaya pengalaman dan mengembangkan potensi siswa.

“Ekstrakurikuler bukan hanya tentang kegiatan rutin di sekolah, tetapi juga bagaimana siswa mendapatkan pengalaman nyata di luar sekolah. Kegiatan seperti ini sangat positif karena anak-anak dapat mengenal lebih dekat dunia seni dan budaya sekaligus mengembangkan kreativitas, keberanian, komunikasi, dan kerja sama,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk semakin aktif berkarya dan berprestasi di bidang seni.

Study Pentas di Pendopo Cak Durasim menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang mempertemukan siswa dengan ekosistem seni pertunjukan secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, peserta Ekstrakurikuler Teater SMA Assaadah Bungah tidak hanya belajar tentang teater, tetapi juga belajar menghargai proses berkesenian, memahami keberagaman ekspresi budaya, membangun kepercayaan diri, serta mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

Pengalaman menyaksikan pertunjukan “HAJATAN” bersama Komunitas Tombo Ati dari Jombang diharapkan menjadi inspirasi baru bagi 24 peserta untuk terus bereksplorasi dan menghasilkan karya-karya teater yang kreatif, komunikatif, serta memiliki nilai edukatif dan budaya.

(Humas/Tim media)

Muhammad Fakhri Amrullah dan Dinda Aulia Syafitri Terpilih Pimpin OSIS SMA Assaadah Bungah Periode 2026/2027

Gresik — Pesta demokrasi siswa SMA Assaadah Bungah berlangsung semarak dan lancar. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) periode 2026/2027 yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, berhasil menetapkan Muhammad Fakhri Amrullah (XI-1) dan Dinda Aulia Syafitri (XI-4) sebagai pasangan terpilih untuk memimpin OSIS SMA Assaadah Bungah periode 2026/2027.

Kegiatan pemilihan berlangsung di lingkungan SMA Assaadah Bungah dengan melibatkan seluruh warga sekolah yang memiliki hak suara. Sebelumnya, tiga pasangan calon telah menyampaikan visi dan misi melalui kegiatan orasi di hadapan siswa dan guru. Tahapan tersebut memberikan kesempatan kepada setiap pasangan untuk memperkenalkan gagasan serta program yang akan mereka jalankan apabila mendapatkan amanah sebagai pengurus inti OSIS.

Setelah proses pemungutan dan penghitungan suara selesai, diperoleh hasil sebagai berikut:

No.Pasangan CalonPerolehan Suara
1Muhammad Fakhri Amrullah (XI-1) – Dinda Aulia Syafitri (XI-4)541 suara
2Muhammad Sadam Alfiyan (XI-3) – Davina Syafa Felisa (XI-8)101 suara
3Ahmad Bagus Haafizhi (XI-1) – Alifia Zalfa Ramadhani (XI-6)221 suara

Dengan perolehan 541 suara, pasangan Muhammad Fakhri Amrullah dan Dinda Aulia Syafitri memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Assaadah Bungah periode 2026/2027.

Pelaksanaan Pilketos berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh antusiasme. Para siswa menggunakan hak pilihnya dengan baik hingga seluruh rangkaian kegiatan pemilihan dan penghitungan suara dapat diselesaikan tanpa kendala berarti.

Kepala SMA Assaadah Bungah, Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Pilketos. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan OSIS, tetapi juga menjadi media pembelajaran demokrasi bagi para siswa.

“Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini merupakan bagian dari proses pendidikan kepemimpinan dan pembelajaran demokrasi di sekolah. Anak-anak belajar menentukan pilihan, menghargai perbedaan, menerima hasil dengan lapang dada, serta menjalankan tanggung jawab sesuai amanah yang diberikan,” ungkapnya.

Ia juga memberikan selamat kepada pasangan yang memperoleh suara terbanyak serta apresiasi kepada seluruh calon yang telah berani berkompetisi dan menyampaikan gagasan terbaiknya.

Kepala sekolah berharap Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta merangkul seluruh siswa tanpa membedakan pilihan politik mereka dalam proses pemilihan.

“Setelah pemilihan selesai, saatnya bersatu. Siapa pun yang terpilih harus mampu menjadi pemimpin bagi seluruh siswa, bukan hanya bagi mereka yang memilihnya. Jadikan OSIS sebagai wadah untuk berkarya, berprestasi, membangun karakter, dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Fakhri Amrullah, Ketua OSIS terpilih, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh warga SMA Assaadah Bungah. Ia mengaku bahwa kemenangan tersebut bukan semata-mata keberhasilan dirinya dan pasangannya, melainkan sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh siswa yang telah memberikan kepercayaan kepada saya dan Dinda. Kemenangan ini bukan akhir dari perjuangan, tetapi justru awal dari tanggung jawab kami untuk menjalankan amanah sebaik-baiknya,” ujar Fakhri.

Fakhri juga menyampaikan komitmennya untuk membangun OSIS yang lebih aktif, terbuka, dan mampu menjadi wadah bagi siswa dalam mengembangkan potensi serta menyalurkan kreativitas.

“Kami ingin merangkul semua siswa dan bekerja sama dengan seluruh elemen sekolah. Kami juga menyadari bahwa menjalankan OSIS tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu, kami membutuhkan dukungan, kritik, dan saran dari teman-teman serta bimbingan dari bapak dan ibu guru,” lanjutnya.

Dengan berakhirnya Pilketos, tongkat estafet kepemimpinan OSIS SMA Assaadah Bungah periode 2026/2027 secara resmi akan berlanjut kepada pasangan Muhammad Fakhri Amrullah dan Dinda Aulia Syafitri.

Pelaksanaan pemilihan yang berjalan lancar, tertib, dan aman menjadi cerminan positif budaya demokrasi di lingkungan sekolah. Lebih dari sekadar memilih pemimpin organisasi, Pilketos menjadi ruang pembelajaran nyata bagi siswa untuk memahami arti demokrasi, tanggung jawab, sportivitas, kepemimpinan, kejujuran, dan sikap menghargai pilihan orang lain.

Kini, tantangan berikutnya berada di tangan pasangan terpilih bersama seluruh jajaran pengurus OSIS. Amanah tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui program-program yang kreatif, inovatif, berkarakter, serta selaras dengan semangat pendidikan dan nilai-nilai pesantren yang menjadi bagian dari kehidupan SMA Assaadah Bungah.

(Humas/Tim media)

Tiga Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Assaadah Bungah Sampaikan Visi-Misi di Hadapan Warga Sekolah

Foto: Tiga pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS periode 2026/2027.

Gresik — Suasana lapangan SMA Assaadah Bungah tampak semarak ketika tiga pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS menyampaikan orasi visi dan misi di hadapan seluruh siswa dan guru. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Assaadah Bungah periode berikutnya.

Orasi calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS dilaksanakan di lapangan sekolah dengan disaksikan secara langsung oleh seluruh siswa dan guru. Ketiga pasangan calon secara bergantian menyampaikan gagasan, visi, dan misi yang akan mereka perjuangkan apabila mendapatkan kepercayaan dari warga sekolah.

Tiga pasangan calon yang mengikuti kontestasi tersebut adalah:

  1. Muhammad Fakhri Amrullah (XI-1) dan Dinda Aulia Syafitri (XI-4)
  2. Muhammad Sadam Alfiyan (XI-3) dan Davina Syafa Felisa (XI-8)
  3. Ahmad Bagus Haafizhi (XI-1) dan Alifia Zalfa Ramadhani (XI-6)

Dalam orasinya, masing-masing pasangan berusaha menawarkan gagasan terbaik untuk membawa OSIS SMA Assaadah Bungah menjadi organisasi siswa yang lebih aktif, kreatif, inspiratif, dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi siswa. Penyampaian visi dan misi juga menjadi kesempatan bagi para calon untuk menunjukkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta keberanian menyampaikan gagasan di hadapan publik.

Kegiatan orasi berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa menyimak berbagai program yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon. Perbedaan gagasan dan program yang disampaikan diharapkan dapat memberikan bahan pertimbangan bagi seluruh siswa sebelum menentukan pilihan dalam proses pemilihan.

Pembina OSIS-MPK SMA Assaadah Bungah, Ibu Siti Lailatul Arofah, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan orasi merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran demokrasi di lingkungan sekolah. Menurutnya, pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS bukan sekadar memilih pemimpin organisasi, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar bertanggung jawab dalam menentukan pilihan.

“Melalui kegiatan ini, siswa belajar menyampaikan gagasan, berkomunikasi dengan baik, menghargai perbedaan pilihan, serta memahami proses demokrasi secara langsung. Kami berharap seluruh calon dapat berkompetisi secara sehat dan menjunjung tinggi sportivitas,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Waka Kesiswaan SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatullah, S.Si., mengatakan bahwa seluruh pasangan calon telah mendapatkan kesempatan yang sama untuk menyampaikan visi dan misi kepada warga sekolah.

Menurutnya, keberadaan tiga pasangan calon menunjukkan adanya semangat dan keberanian siswa untuk mengambil peran dalam kepemimpinan organisasi. Ia berharap siapa pun yang terpilih nantinya mampu menjadi pemimpin yang amanah, mampu bekerja sama, serta membawa OSIS menjadi organisasi yang memberikan kontribusi positif bagi sekolah.

“Yang paling penting bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana seluruh proses pemilihan ini menjadi pengalaman pendidikan bagi siswa. Kita ingin membangun budaya demokrasi yang sehat, santun, bertanggung jawab, dan tetap menjunjung nilai-nilai karakter pesantren,” jelasnya.

Setelah tahapan orasi, seluruh siswa akan menentukan pilihannya melalui Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Assaadah Bungah yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 9 September 2026.

Momentum pemilihan tersebut diharapkan menjadi ajang bagi seluruh siswa untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab. Para siswa diharapkan dapat memilih berdasarkan visi, misi, gagasan, serta kemampuan kepemimpinan calon, bukan semata-mata karena kedekatan pertemanan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya SMA Assaadah Bungah dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, demokrasi, tanggung jawab, keberanian, kejujuran, dan sikap menghargai perbedaan. Dari proses tersebut diharapkan lahir pemimpin OSIS yang mampu menjadi teladan dan menggerakkan berbagai kegiatan positif bagi seluruh warga sekolah.

Dengan terselenggaranya orasi calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS, tahapan menuju pemilihan semakin mendekati puncaknya. Seluruh warga sekolah kini menantikan hasil pilihan siswa yang akan menentukan pasangan pemimpin OSIS SMA Assaadah Bungah untuk periode mendatang.

(Humas/Tim media)

Siswa SMA Assaadah Bungah Raih Juara Harapan 1 Lomba Jambore UKS/M Tingkat Kabupaten

Foto: Siswa SMA Assaadah Bungah, Kiki Arista Oktaviani dalam prosesi penyerahan hadiah tropi lomba di kabupaten.

Gresik — Prestasi kembali ditorehkan siswa SMA Assaadah Bungah dalam ajang kompetisi tingkat Kabupaten Gresik. Kiki Arista Oktaviani, siswi kelas XII-1, berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Lomba Jambore UKS/M Jenjang SMA/MA Tahun 2026 pada bidang Karya Tulis Kategori SMA/MA.

Kompetisi tersebut dilaksanakan pada Senin, 1 September 2026. Keikutsertaan Kiki menjadi bukti bahwa budaya literasi, penelitian, dan kemampuan menulis ilmiah terus mendapatkan ruang untuk berkembang di SMA Assaadah Bungah.

Lomba karya tulis dalam ajang Jambore UKS/M menjadi wadah bagi peserta didik untuk menuangkan gagasan, kreativitas, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan pendidikan. Melalui kompetisi tersebut, siswa ditantang untuk menyusun gagasan secara sistematis sekaligus menyampaikan solusi berdasarkan pemikiran dan hasil kajian.

Prestasi yang diraih Kiki sekaligus menambah deretan capaian siswa SMA Assaadah Bungah dalam bidang akademik dan nonakademik. Pencapaian ini juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan menulis, melakukan kajian, serta mengikuti berbagai kompetisi.

Pembina ekstrakurikuler KIR (Karya Tulis Ilmiah) sekaligus Staff Waka Humas SMA Assaadah Bungah, Ibu Ekka Nur Islahiyah, S.S., mengapresiasi prestasi yang diraih Kiki.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Kiki. Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa SMA Assaadah Bungah memiliki potensi dalam bidang karya tulis dan kemampuan menuangkan gagasan secara sistematis. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi Kiki dan teman-temannya untuk terus berkarya,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan KIR memiliki peran penting dalam membangun budaya berpikir kritis dan ilmiah di kalangan siswa. Melalui proses menulis, siswa belajar mencari informasi, mengolah data, menyusun argumentasi, serta menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Kiki Arista Oktaviani mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan Juara Harapan 1. Bagi saya, mengikuti lomba ini merupakan pengalaman yang berharga karena saya bisa belajar menyusun karya tulis dengan lebih baik sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat kabupaten. Hasil ini juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” tuturnya.

Keberhasilan Kiki dalam Lomba Jambore UKS/M Jenjang SMA/MA Tahun 2026 menjadi bukti bahwa pengembangan potensi siswa dapat dilakukan melalui berbagai jalur. Tidak hanya prestasi olahraga dan seni, kemampuan literasi, penelitian, dan karya tulis ilmiah juga terus didorong untuk berkembang.

SMA Assaadah Bungah berkomitmen memberikan ruang kepada setiap siswa untuk menemukan, mengembangkan, dan mengaktualisasikan bakatnya. Juara Harapan 1 bagi Kiki bukan sekadar sebuah penghargaan, tetapi menjadi langkah untuk terus menumbuhkan budaya ilmiah dan semangat berkarya di lingkungan sekolah.

(Humas/Tim media)

YPPQ Supervisi MLBS di SMA Assaadah Bungah, Dorong Peningkatan Mutu dan Kualitas Layanan

Foto: Bapak Drs. H. Masykuri sedang melakukan supervisi sekolah dengan wawancara kepada siswa di kelas.

Gresik — SMA Assaadah Bungah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga dan pelayanan pendidikan. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Supervisi MLBS (Manajemen Lembaga Berkarakter dan Sistematik) Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 oleh Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin (YPPQ).

Kegiatan supervisi dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, dengan melibatkan jajaran pengurus YPPQ sebagai tim monitoring. Pengurus yayasan yang hadir melakukan supervisi di SMA Assaadah Bungah yakni Drs. H. Masykuri, Abdul Wajid Al Fahmi, M.Pd., dan Drs. H. Mukhlas, M.M.

Supervisi MLBS menjadi salah satu instrumen penting bagi yayasan untuk melihat kesiapan sekaligus perkembangan pengelolaan lembaga pendidikan. Berbagai aspek manajemen dan pelayanan sekolah menjadi bagian dari proses monitoring, sehingga sekolah dapat mengetahui capaian yang telah berjalan sekaligus melakukan evaluasi terhadap aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.

Kegiatan ini tidak hanya dipandang sebagai proses penilaian, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan pembinaan bagi sekolah. Melalui supervisi yang dilakukan secara sistematis, SMA Assaadah Bungah diharapkan semakin siap memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh yayasan.

Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., menyambut positif pelaksanaan supervisi MLBS tersebut.

“Supervisi MLBS merupakan momentum penting bagi kami untuk melihat kembali kesiapan dan kualitas pengelolaan sekolah. Masukan dari pengurus yayasan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga agar pelayanan pendidikan di SMA Assaadah Bungah dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan,” ungkapnya.

Menurutnya, budaya evaluasi harus menjadi bagian dari pengembangan sekolah. Dengan adanya monitoring secara berkala, setiap unsur di sekolah dapat bekerja lebih terarah, sistematis, dan bertanggung jawab dalam memberikan layanan terbaik kepada peserta didik.

Sementara itu, salah satu pengurus YPPQ yang turut melakukan supervisi, Drs. H. Masykuri, menjelaskan bahwa supervisi MLBS diarahkan untuk memastikan kesiapan lembaga sekaligus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan sekolah.

“Supervisi ini bukan semata-mata untuk mencari kekurangan, tetapi lebih kepada melihat sejauh mana lembaga telah berjalan sesuai dengan sistem dan standar yang ditetapkan. Hasil monitoring diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa manajemen lembaga yang berkarakter dan sistematik membutuhkan konsistensi seluruh unsur sekolah. Kualitas pelayanan pendidikan akan semakin baik apabila seluruh komponen lembaga mampu menjalankan tugas sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.

Pelaksanaan Supervisi MLBS Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 tersebut menjadi bagian dari upaya YPPQ dan SMA Assaadah Bungah untuk membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola, serta memastikan kesiapan sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang optimal.

Melalui proses monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut yang berkelanjutan, SMA Assaadah Bungah terus bergerak menuju lembaga pendidikan yang semakin berkarakter, sistematik, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan bagi seluruh warga sekolah.

(Humas/Tim media)