
Gresik — SMA Assaadah Bungah menggelar kegiatan seminar bertema Public Speaking bagi Pelajar pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas XI ini menghadirkan narasumber dari mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG Surabaya).
Seminar ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026 yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Kegiatan KKN tersebut berada di bawah bimbingan Bapak Ahlan Ramadana, S.H., M.H., dengan mengusung tema besar “Membangun Ketahanan Masyarakat: Meningkatkan Kemandirian, Kesiapsiagaan serta Adaptasi dengan Perubahan untuk Mewujudkan Kesejahteraan.”
Dalam pemaparannya, para mahasiswa KKN UNTAG Surabaya memberikan materi seputar pentingnya kemampuan berbicara di depan umum bagi pelajar. Materi yang disampaikan meliputi teknik dasar komunikasi, penguasaan panggung, pengelolaan rasa percaya diri, serta praktik langsung agar siswa lebih berani tampil dan menyampaikan gagasan secara efektif.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Interaksi aktif terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta partisipasi dalam sesi praktik. Seminar ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan komunikasi siswa sebagai bekal penting dalam dunia akademik maupun kehidupan sosial.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Assaadah Bungah, Bapak Eko Jarwanto, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN UNTAG Surabaya yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa kami. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam mengembangkan soft skills, khususnya kemampuan public speaking yang sangat dibutuhkan di era saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau berharap kegiatan kolaboratif antara sekolah dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekitar.
Dengan adanya kegiatan ini, SMA Assaadah Bungah semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi siswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga keterampilan komunikasi yang relevan dengan tantangan zaman.
(Humas/Tim Media)
