
Gresik — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Assaadah Bungah dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur. Tim Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Malang dalam rangka Lustrum ke-IX kampus tersebut, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Tim MSQ SMA Assaadah Bungah yang meraih prestasi tersebut terdiri dari Alfabian Tahrir Basysyar Rawi Ahmad (kelas XII-5), Nayla Robiah Al Adawiyyah Kaamiliyya (kelas XII-4), dan Kanza Khodijah (kelas XII-4). Ketiganya tampil dengan penuh percaya diri, membawakan materi syarhil Qur’an yang komunikatif, inspiratif, serta sarat makna keislaman.
Dalam ajang ini, SMA Assaadah Bungah tidak hanya mengirimkan peserta pada cabang MSQ, tetapi juga pada cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ). Untuk cabang MHQ, sekolah diwakili oleh Dinda Ayu Cahyany (kelas XII-4) dan Muhammad Sabiq Nabhan (kelas XII-5), yang juga menunjukkan kemampuan terbaik dalam menghafal Al-Qur’an.
Keikutsertaan siswa dalam dua cabang lomba ini menjadi bukti komitmen SMA Assaadah Bungah dalam mengembangkan potensi siswa di bidang keagamaan, khususnya dalam memahami, menghafal, dan menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an secara mendalam.
Koordinator kelas tahfidz SMA Assaadah Bungah, Khilfatin Nabawiyah, M.Si. menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras siswa serta pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mencintai dan mendalami Al-Qur’an,” ungkapnya.
Sementara itu, guru pendamping lomba, Muhammad Afif, M.Pd.I. juga memberikan apresiasi atas perjuangan para peserta.
“Anak-anak telah berusaha maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat provinsi. Semoga ke depan dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.
Prestasi ini semakin mengukuhkan SMA Assaadah Bungah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter religius dan penguatan nilai-nilai keislaman di kalangan siswa.
(Humas/Tim Media)
