SMA Assaadah Bungah Kembali Panen Prestasi Pencak Silat, Tiga Siswa Sabet Podium Kabupaten dan Provinsi

Foto: Siswa-siswa berprestasi SMA Assaadah Bungah dalam cabang Pencak Silat di tingkat Provinsi dan Kabupaten.

Gresik Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswa SMA Assaadah Bungah melalui cabang olahraga pencak silat. Tiga pesilat muda SMA Assaadah Bungah berhasil membawa pulang sejumlah gelar juara dari kejuaraan tingkat Kabupaten Gresik hingga tingkat Provinsi Jawa Timur.

Ketiga siswa tersebut adalah M. Gibran Gustaf Attifani (XII-9), Ahmad Helmi Ibnu Arif (X-7), dan Muhammad Nur Chabibi (XI-5). Ketiganya menunjukkan kemampuan terbaik dalam ajang pencak silat yang diikuti, sekaligus memperkuat deretan prestasi SMA Assaadah Bungah di bidang olahraga bela diri.

M. Gibran Gustaf Attifani (XII-9) tampil gemilang dengan mengoleksi dua prestasi. Pada tingkat Provinsi Jawa Timur, Gibran berhasil meraih Juara 2 kategori tanding Kelas I Putra Tingkat Dewasa dalam ajang Pencak Silat Championship II 2026 di Surabaya.

Tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, Gibran juga berhasil menjadi yang terbaik di tingkat Kabupaten Gresik. Ia meraih Juara 1 kategori tanding Kelas I Dewasa Putra dalam kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa VII 2026 yang diselenggarakan oleh PCNU Pagar Nusa Gresik.

Prestasi ganda juga ditorehkan Ahmad Helmi Ibnu Arif (X-7). Ia berhasil meraih Juara 3 tingkat Provinsi Jawa Timur kategori tanding Kelas D Putra Tingkat Remaja pada Pencak Silat Championship II 2026 di Surabaya.

Sebelumnya, Helmi juga menunjukkan performa apik dalam kejuaraan tingkat Kabupaten Gresik. Ia berhasil meraih Juara 2 kategori tanding Kelas E Remaja Putra dalam Kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa VII 2026 yang dilaksanakan oleh PCNU Pagar Nusa Gresik.

Sementara itu, Muhammad Nur Chabibi (XI-5) turut menyumbangkan prestasi bagi SMA Assaadah Bungah. Ia berhasil meraih Juara 3 tingkat Kabupaten Gresik kategori tanding Kelas C Remaja Putra dalam Kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa VII 2026.

Deretan capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat di SMA Assaadah Bungah terus berkembang. Prestasi di tingkat kabupaten sekaligus provinsi menunjukkan bahwa para siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan secara bertahap melalui latihan dan kompetisi.

Koordinator Ekstrakurikuler SMA Assaadah Bungah, Muhammad Ubaidillah Mufti, S.Pd., mengapresiasi capaian ketiga siswa tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih tidak terlepas dari proses latihan yang konsisten, kedisiplinan, serta keberanian siswa untuk tampil dalam kompetisi.

“Alhamdulillah, anak-anak kembali memberikan prestasi yang membanggakan. Gibran dan Helmi mampu menunjukkan kemampuan hingga tingkat provinsi, sementara Nur Chabibi juga berhasil meraih podium di tingkat kabupaten. Ini merupakan hasil dari kerja keras dan proses latihan yang mereka jalani,” ungkapnya.

Ubaidillah menegaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler pencak silat tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar medali. Lebih dari itu, latihan dan pertandingan menjadi sarana untuk membentuk karakter siswa.

“Dalam pencak silat, anak-anak belajar disiplin, keberanian, sportivitas, pengendalian diri, dan pantang menyerah. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus berlatih dan berani mengikuti berbagai kejuaraan,” tambahnya.

Sementara itu, M. Gibran Gustaf Attifani, siswa kelas XII-9 yang berhasil meraih dua podium juara, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diperolehnya. Menurutnya, setiap pertandingan memberikan pengalaman dan pelajaran baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan Juara 1 di tingkat kabupaten dan Juara 2 di tingkat provinsi. Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan memperbaiki kekurangan yang masih ada,” ujar Gibran.

Ia juga mengungkapkan bahwa persiapan sebelum pertandingan menjadi salah satu hal penting untuk menghadapi lawan dengan karakter dan gaya bertanding yang berbeda.

“Yang paling penting adalah tetap fokus, percaya pada latihan yang sudah dilakukan, dan tidak mudah menyerah ketika berada di arena. Dukungan dari sekolah, pembina, pelatih, guru, dan teman-teman juga sangat berarti bagi saya,” tuturnya.

Bagi SMA Assaadah Bungah, pencapaian tersebut menjadi tambahan catatan positif dalam pembinaan prestasi siswa. Tiga siswa berhasil menyumbangkan total lima podium juara, terdiri atas prestasi tingkat Kabupaten Gresik dan Provinsi Jawa Timur.

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ekstrakurikuler dapat menjadi ruang strategis bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat di luar pembelajaran akademik. Melalui pencak silat, siswa tidak hanya mengasah teknik dan kemampuan fisik, tetapi juga membangun karakter tangguh, disiplin, sportif, percaya diri, dan pantang menyerah.

Dengan torehan prestasi Gibran, Helmi, dan Nur Chabibi, SMA Assaadah Bungah kembali menunjukkan semangatnya dalam mendukung siswa untuk terus berkembang dan berprestasi, baik di tingkat Kabupaten Gresik maupun Provinsi Jawa Timur.