Oleh. Muh. Sholih Al Qoyyim. H, S.Pd.

Kegiatan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PJBL) di kelas X-9 berlangsung dengan penuh semangat dan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, para siswa melaksanakan aksi nyata berupa pembersihan tempat sampah yang ada di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini tidak sekadar membersihkan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar. Para siswa diarahkan untuk memahami sistem pemilahan sampah melalui jaringan tempat sampah khusus yang telah disediakan. Tempat sampah tersebut dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu organik basah, organik kering, anorganik yang mudah didaur ulang, serta anorganik yang sulit didaur ulang.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memahami konsep pengelolaan sampah berkelanjutan. Guru pengampu menyampaikan bahwa pembelajaran PJBL ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan ini, lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan tertata, serta siswa memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif yang terus dibawa hingga di luar lingkungan sekolah.
