SMA Assa’adah Bungah Gelar Rapat Kerja dan Pembekalan Guru Tahun Ajaran 2026/2027

Bapak Margiyanto, S.Pd, selaku Narasumber dari Pengawas Cabang Dinas Kabupaten Gresik menyampaikan materi di hadapan peserta.

Gresik – SMA Assa’adah Bungah menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja dan Pembekalan Guru Tahun Ajaran 2026/2027 pada hari Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era modern.

Mengusung tema “Sinergi SIKAP dan Diversifikasi dengan Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam Pembelajaran Abad ke-21”, acara ini menekankan pentingnya kolaborasi antara penguatan karakter (SIKAP), inovasi metode pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi digital seperti koding dan kecerdasan artifisial (AI) dalam dunia pendidikan.

Kegiatan berlangsung di lingkungan SMA Assa’adah Bungah dengan menghadirkan narasumber utama, yakni Pengawas Sekolah Cabang Dinas Kabupaten Gresik, Bapak Margiyanto, S.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa guru di era abad ke-21 tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

“Integrasi koding dan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Guru harus mampu memanfaatkan teknologi ini sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk karakter siswa,” ujar Margiyanto.

Kepala SMA Assa’adah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan misi seluruh civitas sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.

“Rapat kerja ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi dan perencanaan bersama agar kita mampu menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Mela Alista, S.Si., menambahkan bahwa hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat diimplementasikan secara konkret dalam proses pembelajaran di kelas.

“Kami mendorong seluruh guru untuk mulai mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan AI, tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter. Diversifikasi metode pembelajaran menjadi kunci agar siswa lebih aktif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMA Assa’adah Bungah menunjukkan komitmennya dalam terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan, sejalan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang dinamis dan berbasis teknologi.

(Humas/Tim Media)