
Gresik — SMA Assaadah Bungah terus memperkuat pendidikan karakter siswa melalui program pembiasaan yang dilaksanakan secara rutin setiap pagi dalam kegiatan “jam ke-0”. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 07.00 WIB sebagai upaya membentuk kedisiplinan, spiritualitas, serta kebersamaan seluruh warga sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dilaksanakan di lapangan sekolah, diikuti oleh seluruh siswa, pimpinan, wali kelas, serta guru/karyawan. Suasana khidmat dan tertib tampak menyelimuti kegiatan pagi tersebut, yang menjadi momentum awal dalam menanamkan nilai religius sebelum memulai pembelajaran.
Selain doa bersama, pada kesempatan tersebut juga disampaikan berbagai informasi penting terkait agenda dan kegiatan sekolah pada hari itu. Hal ini bertujuan agar seluruh siswa memperoleh pemahaman yang sama serta dapat mempersiapkan diri mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik.
Setelah kegiatan di lapangan, siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melaksanakan shalat dhuha secara berjamaah maupun mandiri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an, yang menjadi bagian penting dalam pembiasaan spiritual siswa di lingkungan sekolah berbasis pesantren.
Koordinator Ketertiban SMA Assaadah Bungah, Ibu Ismiyah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan jam ke-0 merupakan salah satu strategi efektif dalam membentuk karakter siswa secara berkelanjutan. “Melalui pembiasaan ini, siswa dilatih untuk disiplin, tertib, serta memiliki kedekatan dengan nilai-nilai keagamaan. Harapannya, kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka,” ujarnya.
Dengan adanya program pembiasaan karakter melalui kegiatan jam ke-0, SMA Assaadah Bungah berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kedisiplinan tinggi, serta spiritualitas yang kuat.
(Humas/Tim Media)
