Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Gresik Beri Pengarahan Guru dan Karyawan SMA Assaadah Bungah, Dorong Partisipasi Gempita 2026

Foto: Pengawas Cabang Dinas Pendidikan WIlayah Gresik, Bapak Margiyanto, S.Pd. sedang memberikan arahan kepada guru dan karyawan SMA Assaadah Bungah.

GRESIK — SMA Assaadah Bungah terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan pembinaan dan pengarahan bagi guru serta karyawan. Kali ini, kegiatan pembinaan menghadirkan Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik, Margiyanto, S.Pd., dengan mengangkat tema “Tips dan Trik Sukses Gempita 2026”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong guru dan karyawan agar berpartisipasi aktif dalam kegiatan Gempita 2026.

Dalam pengarahan tersebut, Margiyanto memberikan motivasi sekaligus arahan kepada guru dan karyawan mengenai pentingnya keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan pendidikan. Partisipasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan tanggung jawab profesional, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta membangun budaya kerja yang produktif dan kolaboratif.

Melalui tema “Tips dan Trik Sukses Gempita 2026”, pembinaan diarahkan untuk membangun kesiapan guru dan karyawan dalam mengikuti kegiatan tersebut. Persiapan yang baik, pemahaman terhadap tujuan kegiatan, pengelolaan waktu, serta semangat untuk terus belajar menjadi sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan agar partisipasi dapat memberikan hasil optimal.

Kegiatan pembinaan ini juga menjadi ruang penguatan komunikasi antara pengawas pendidikan dengan warga sekolah. Melalui arahan dan pendampingan, guru serta karyawan diharapkan memperoleh dorongan untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMA Assaadah Bungah.

Kepala SMA Assaadah Bungah, Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., menyambut baik pengarahan yang diberikan oleh Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik tersebut. Menurutnya, pembinaan dari pengawas merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan pendidikan sekaligus meningkatkan profesionalisme guru dan karyawan.

“Kami menyambut baik kegiatan pengarahan ini sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan bagi guru serta karyawan SMA Assaadah Bungah. Kami berharap arahan yang disampaikan dapat menambah motivasi dan kesiapan seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam Gempita 2026. Kesempatan seperti ini perlu dimanfaatkan untuk belajar, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat komitmen bersama dalam memajukan sekolah,” ungkap Muhammad Syaiful Hadi.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Mela Alista, S.Si., menilai bahwa keaktifan guru dalam kegiatan pengembangan pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Guru yang terus belajar dan memperbarui wawasan akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

“Pengarahan ini menjadi pengingat bahwa pengembangan kompetensi merupakan proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Kami berharap guru dan karyawan semakin termotivasi untuk mengambil bagian dalam Gempita 2026 dengan persiapan yang matang dan semangat yang positif. Hasil dari kegiatan pengembangan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan di sekolah,” tutur Mela.

Lebih lanjut, keterlibatan guru dan karyawan dalam kegiatan pengembangan diri diharapkan mampu memperkuat budaya belajar di lingkungan sekolah. Semangat untuk bertumbuh, terbuka terhadap pembaruan, dan saling berbagi pengalaman menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang.

Melalui pembinaan bertema “Tips dan Trik Sukses Gempita 2026”, SMA Assaadah Bungah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme seluruh warga sekolah. Sinergi antara pengawas, pimpinan sekolah, guru, dan karyawan diharapkan menjadi kekuatan untuk mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

(Humas/Tim Media)

OSIS-MPK SMA Assaadah Bungah Mantapkan Program Kerja Periode 2026–2027

Foto: Pengurus OSIS-MPK periode 2026-2027 dalam acara Pemantapan Program.

GRESIK — Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMA Assaadah Bungah menggelar kegiatan pemantapan program kerja periode 2026–2027 di ruang perpustakaan sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah dan guru pembina OSIS-MPK sebagai bagian dari upaya memastikan program organisasi berjalan terarah, terencana, dan selaras dengan visi pendidikan sekolah.

Kegiatan pemantapan ini menjadi forum bagi pengurus OSIS-MPK untuk mempresentasikan sekaligus mengevaluasi berbagai rencana kegiatan yang telah disusun. Melalui pertemuan tersebut, pengurus mendapatkan masukan, saran, dan arahan dari pimpinan sekolah serta guru pembina agar setiap program dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi warga sekolah.

Dalam proses pemantapan, berbagai aspek program menjadi perhatian, mulai dari kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan siswa, perencanaan pelaksanaan, pembagian tugas, hingga tanggung jawab pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. Masukan dari jajaran pimpinan sekolah dan pembina diharapkan dapat membantu pengurus menyempurnakan rencana kerja sehingga lebih realistis, terukur, dan berkelanjutan.

Pembina OSIS-MPK SMA Assaadah Bungah, Ibu Siti Lailatul Arofah, M.Si., menyampaikan bahwa pemantapan program kerja merupakan tahapan penting dalam membangun organisasi siswa yang aktif, tertib, dan bertanggung jawab.

“Pemantapan program kerja ini menjadi kesempatan bagi pengurus OSIS-MPK untuk menyampaikan gagasan sekaligus menerima masukan dan arahan dari pimpinan sekolah serta pembina. Kami berharap seluruh program yang disusun tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki tujuan yang jelas, dapat dilaksanakan dengan baik, dan memberikan dampak positif bagi siswa maupun lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen dan kerja sama dalam menjalankan organisasi. Menurutnya, program kerja yang baik harus didukung oleh komunikasi yang efektif, koordinasi antarpengurus, serta kemampuan mengelola waktu dan tanggung jawab. Dengan demikian, setiap kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana tanpa mengabaikan kewajiban utama siswa dalam pembelajaran.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran kepemimpinan bagi pengurus OSIS-MPK periode 2026–2027. Melalui proses diskusi dan penerimaan masukan, siswa dilatih untuk berpikir kritis, menyampaikan pendapat secara santun, mengambil keputusan, serta terbuka terhadap evaluasi. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun kedewasaan dan keterampilan berorganisasi.

Dukungan jajaran pimpinan sekolah dan guru pembina menunjukkan bahwa keberhasilan organisasi siswa membutuhkan pendampingan serta sinergi dari berbagai pihak. OSIS-MPK tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan kesiswaan, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan kreativitas, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif.

Melalui kegiatan pemantapan ini, OSIS-MPK SMA Assaadah Bungah diharapkan mampu menjalankan program kerja periode 2026–2027 secara lebih matang, terarah, dan bertanggung jawab. Dengan perencanaan yang baik serta semangat kolaborasi, organisasi siswa diharapkan semakin berperan dalam membangun budaya sekolah yang aktif, disiplin, kreatif, dan berkarakter.

(Humas/Tim Media)

Darling Kelas Tahfidz SMA Assaadah Bungah, Pererat Silaturahmi melalui Tadarus Al-Qur’an

Foto: Siswa-siswi SMA Assaadah Bungah dalam kegiatan Darling (Tadarus Keliling)

GRESIK — Kelas Tahfidz SMA Assaadah Bungah terus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui kegiatan Darling (Tadarus Keliling). Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 16 Oktober 2026, ini bertempat di rumah salah satu siswa, ananda Izza, yang beralamat di Semampir, Surabaya.

Kegiatan Darling merupakan salah satu upaya Kelas Tahfidz SMA Assaadah Bungah untuk membiasakan siswa berinteraksi dengan Al-Qur’an sekaligus mempererat tali silaturahmi antara siswa, guru, dan keluarga. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara bergiliran dari satu rumah ke rumah lainnya, siswa diharapkan dapat menjadikan membaca dan mempelajari Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Suasana kebersamaan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Selain menjadi kesempatan untuk bertadarus bersama, Darling juga memberikan pengalaman bagi siswa untuk membangun kedekatan emosional dengan teman-teman dan pendamping program tahfidz di luar lingkungan sekolah. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai-nilai religius, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.

Koordinator Program Tahfidz SMA Assaadah Bungah, Khilfatin Nabawiyah, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Darling memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter religius siswa. Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga pada pembiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan Darling, kami berharap anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai bagian dari keseharian mereka. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat saling mendukung dalam proses menghafal dan mempelajari Al-Qur’an,” ungkap Khilfatin.

Ia berharap kegiatan Darling dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi salah satu kegiatan positif yang memperkuat budaya religius di lingkungan SMA Assaadah Bungah. Dengan demikian, siswa tidak hanya berkembang dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual dan akhlak yang baik.

Pelaksanaan Darling di rumah ananda Izza di Semampir, Surabaya, menjadi salah satu wujud nyata pembelajaran keagamaan yang dekat dengan kehidupan siswa. Melalui kegiatan ini, Kelas Tahfidz SMA Assaadah Bungah berupaya membangun generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an, menjaga silaturahmi, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat tadarus dan kebersamaan, Darling diharapkan menjadi kegiatan yang tidak hanya memperkuat hafalan, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mempererat ukhuwah di antara keluarga besar Kelas Tahfidz SMA Assaadah Bungah.

(Humas/Tim Media)

PASSMADAH B SMA Assaadah Bungah Raih Juara Potensial 1 LKBB TARING 2026 se-Jawa Timur

Foto: Tim Passmadah B dengan capaian prestasinya.

GRESIK — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Assaadah Bungah, Gresik. Tim PASSMADAH B (Tirtorejo) berhasil meraih Juara Potensial 1 dalam ajang Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) TARING 2026 tingkat se-Jawa Timur. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Keberhasilan ini menambah deretan prestasi nonakademik SMA Assaadah Bungah, khususnya dalam bidang keterampilan baris-berbaris. Capaian tersebut menjadi bukti semangat siswa dalam mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemampuan, serta membangun kekompakan melalui kegiatan ekstrakurikuler.

LKBB merupakan ajang yang menuntut peserta untuk menunjukkan kedisiplinan, ketepatan gerakan, kekompakan, konsentrasi, dan kepatuhan terhadap aba-aba. Untuk memenuhi tuntutan tersebut, setiap anggota tim perlu menjalani latihan secara konsisten, menjaga koordinasi, serta membangun kerja sama yang solid. Karena itu, raihan Juara Potensial 1 menjadi pencapaian yang patut diapresiasi bagi Tim PASSMADAH B.

Koordinator Ekstrakurikuler SMA Assaadah Bungah, Muhammad Ubaidillah Mufti, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Tim PASSMADAH B dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga menunjukkan nilai positif yang diperoleh siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi pencapaian Tim PASSMADAH B yang berhasil meraih Juara Potensial 1 dalam LKBB TARING 2026 se-Jawa Timur. Prestasi ini merupakan hasil dari semangat, kedisiplinan, dan kerja sama tim. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta berani mengikuti kompetisi lainnya,” ungkap Muhammad Ubaidillah Mufti.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seperti PASSMADAH memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Melalui latihan baris-berbaris, siswa belajar menghargai waktu, menaati aturan, bertanggung jawab, dan mengutamakan kekompakan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan tidak hanya ketika berkompetisi, tetapi juga dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sehari-hari.

Prestasi Tim PASSMADAH B (Tirtorejo) ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan bakat dan minat siswa dapat menjadi jalan untuk meraih pencapaian yang membanggakan. Dukungan sekolah terhadap kegiatan ekstrakurikuler diharapkan mampu mendorong semakin banyak siswa untuk aktif berkegiatan, mengasah keterampilan, dan berprestasi di berbagai bidang.

Dengan raihan Juara Potensial 1 LKBB TARING 2026 se-Jawa Timur, Tim PASSMADAH B turut mengharumkan nama SMA Assaadah Bungah. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas latihan, menjaga kekompakan, dan meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya.

(Humas/Tim media)