SMA Assaadah Bungah Gelar Parenting Wali Murid Kelas X, Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Foto: Para walimurid kelas X (Sepuluh) hadir dalam acara parenting SMA Assaadah Bungah di Aula YPPQ.

Gresik — SMA Assaadah Bungah menggelar kegiatan Parenting dan Pertemuan Wali Murid Kelas X sebagai upaya memperkuat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara sekolah, yayasan, dan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan peserta didik. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula YPPQ, Ahad (16/8/2026).

Kegiatan parenting dihadiri oleh pengurus yayasan, jajaran pimpinan SMA Assaadah Bungah, serta seluruh wali kelas X. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk memperkenalkan sekaligus menyampaikan berbagai program pendidikan yang akan dilaksanakan selama peserta didik menempuh pendidikan di SMA Assaadah Bungah.

Sejak awal acara, suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars YPPQ. Rangkaian tersebut menjadi simbol semangat kebangsaan sekaligus penguatan identitas keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus yayasan yang diwakili Bapak Ir. Moh. Ismail Hamim, M.M. dan Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan akademik, karakter, dan spiritual peserta didik.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pemaparan program-program unggulan sekolah yang disampaikan oleh Waka Kurikulum SMA Assaadah Bungah, Ibu Mela Alista, S.Si. Paparan tersebut memberikan gambaran kepada para wali murid mengenai arah program pendidikan, kegiatan pembelajaran, serta berbagai program sekolah yang akan menjadi bagian dari perjalanan pendidikan siswa kelas X.

Setelah pemaparan program sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para orang tua diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun hal-hal yang ingin diketahui berkaitan dengan proses pendidikan dan program sekolah. Sesi tersebut berlangsung interaktif dan menjadi ruang komunikasi dua arah antara sekolah dan wali murid.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk ikhtiar dan harapan agar seluruh proses pendidikan peserta didik kelas X di SMA Assaadah Bungah senantiasa mendapatkan kemudahan, kelancaran, dan keberkahan dari Allah Swt.

Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa pertemuan wali murid merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi dan kepercayaan antara sekolah dengan orang tua.

“Pendidikan anak tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Ada sinergi yang harus dibangun antara sekolah, orang tua, dan yayasan. Melalui kegiatan parenting ini, kami ingin menyamakan visi dan membangun komunikasi yang baik agar proses pendidikan anak-anak kita dapat berjalan secara optimal,” ungkapnya.

Menurutnya, memasuki jenjang SMA merupakan fase penting dalam perkembangan peserta didik. Karena itu, pendampingan yang dilakukan secara bersama-sama antara sekolah dan keluarga sangat diperlukan agar siswa mampu berkembang menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, berprestasi, dan memiliki nilai-nilai religius yang kuat.

Sementara itu, Waka Humas SMA Assaadah Bungah, Bapak Eko Jarwanto, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan parenting menjadi salah satu sarana untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara sekolah dengan orang tua.

“Kami ingin wali murid tidak hanya mengenal sekolah sebagai tempat anak-anak belajar, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar SMA Assaadah Bungah. Komunikasi dan silaturahmi yang baik akan menjadi modal penting dalam mendampingi perkembangan anak-anak selama berada di sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keterbukaan komunikasi antara sekolah dan orang tua sangat diperlukan, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika pendidikan di era yang terus berkembang.

“Sekolah memiliki program, sementara orang tua memiliki harapan terhadap putra-putrinya. Melalui forum seperti ini, keduanya dapat dipertemukan sehingga terbangun kesamaan langkah. Harapannya, ketika sekolah dan orang tua berjalan bersama, anak-anak akan mendapatkan pendampingan yang lebih utuh,” tambahnya.

Melalui kegiatan parenting tersebut, SMA Assaadah Bungah menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi pendidikan berbasis komunikasi, silaturahmi, dan sinergi. Sekolah berharap hubungan yang terjalin antara guru, orang tua, yayasan, dan peserta didik dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak.

Satu visi, satu sinergi, bersama mendampingi generasi untuk tumbuh, berprestasi, dan berakhlak mulia.

(Humas/Tim Media)