SMA Assaadah Bungah Hadirkan Inovasi “Sambut Pagi”, OSIS-MPK Jadi Agen Penguatan Karakter

Foto: Anggota OSIS-MPK menyambut rekan-rekannya pada pagi hari saat memasuki halaman sekolah.

Gresik — SMA Assaadah Bungah menghadirkan inovasi dalam penguatan pendidikan karakter melalui program “Sambut Pagi” yang melibatkan anggota OSIS-MPK sebagai agen keteladanan di lingkungan sekolah. Dalam program ini, siswa yang tergabung dalam OSIS-MPK diberi kepercayaan untuk menyambut kedatangan teman-temannya setiap pagi di gerbang sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bergiliran, di mana anggota OSIS-MPK datang lebih awal sebelum jam masuk sekolah. Mereka bertugas menyapa, memberi salam, serta menciptakan suasana hangat dan ramah bagi seluruh warga sekolah. Para petugas juga mengenakan rompi khusus sebagai penanda peran mereka dalam kegiatan tersebut.

Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta budaya saling menghargai. Kehadiran siswa sebagai penyambut di pagi hari diharapkan mampu membangun atmosfer sekolah yang lebih humanis dan penuh kebersamaan.

Koordinator Ketertiban SMA Assaadah Bungah, Ibu Ismiyah, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perilaku siswa.
“Kami melihat perubahan yang baik, siswa menjadi lebih disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab. Selain itu, interaksi positif di pagi hari juga membantu menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi penguatan karakter berbasis keteladanan.
“Melalui program ini, siswa tidak hanya menjadi objek pendidikan, tetapi juga subjek yang berperan aktif dalam membangun budaya positif di sekolah. Ini adalah langkah nyata untuk menumbuhkan karakter bersama,” tuturnya.

Dengan adanya inovasi “Sambut Pagi” ini, SMA Assaadah Bungah terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai kebersamaan.

(Humas/Tim Media)