Siswa SMA Assaadah Bungah Ikuti Seminar “Ngaji Industri” Bahas Resiliensi dan Tantangan Industrialisasi 4.0

Foto: Siswa dan Guru Pendamping SMA Assaadah Bungah di acara “Seminar Ngaji Industri”.

Gresik — SMA Assaadah Bungah menugaskan perwakilan siswa bersama guru pembina OSIS-MPK untuk menghadiri kegiatan Seminar Ngaji Industri yang mengangkat tema “Sejarah Resiliensi Masyarakat Gresik dan Tantangan Industrialisasi 4.0”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di Hotel Horizon Gresik.

Dalam kegiatan tersebut, SMA Assaadah Bungah mengirim dua siswa, yakni Zalfa Rahmadani (kelas XI-6) dan Muhammad Fahri Amrullah (kelas XI-1). Keduanya didampingi oleh Ibu Siti Lailatul Arofah, M.Si. selaku guru pendamping sekaligus Pembina OSIS-MPK.

Acara ini diselenggarakan oleh Tim Melek Industri (Santri Nusantara Bersatu), dengan tujuan meningkatkan peran aktif masyarakat sebagai civil society dalam menghadapi perkembangan industri di Kabupaten Gresik. Seminar ini diharapkan mampu membangun kesiapan, kepekaan, serta keterhubungan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan PT Freeport Indonesia, yakni Nana Suharna, serta sambutan dari panitia penyelenggara, Lestari Widodo, S.Pd.I., M.Pd., M.Si.. Seminar ini juga menghadirkan narasumber kompeten, di antaranya Didin Ahmad Zaenudin (Diaz Nawaksara) dan Pak H. Suwaldiyana, SE., MM., M.Pd. yang membahas dinamika masyarakat Gresik dalam menghadapi arus industrialisasi modern.

Guru pendamping, Ibu Siti Lailatul Arofah, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa dalam memperluas wawasan.
“Melalui seminar ini, siswa mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang dunia industri serta bagaimana mereka harus mempersiapkan diri sejak dini agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Mela Alista, M.Si. juga memberikan apresiasi atas partisipasi siswa dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan seperti ini sangat penting dalam mendukung pembelajaran kontekstual. Siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga memahami realitas sosial dan industri yang berkembang di masyarakat,” tuturnya.

Keikutsertaan siswa SMA Assaadah Bungah dalam seminar ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membekali peserta didik dengan wawasan global, sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu berperan aktif dan adaptif di tengah tantangan era industrialisasi 4.0.

(Humas/Tim Media)

SMA Assaadah Bungah Hadirkan Inovasi “Sambut Pagi”, OSIS-MPK Jadi Agen Penguatan Karakter

Foto: Anggota OSIS-MPK menyambut rekan-rekannya pada pagi hari saat memasuki halaman sekolah.

Gresik — SMA Assaadah Bungah menghadirkan inovasi dalam penguatan pendidikan karakter melalui program “Sambut Pagi” yang melibatkan anggota OSIS-MPK sebagai agen keteladanan di lingkungan sekolah. Dalam program ini, siswa yang tergabung dalam OSIS-MPK diberi kepercayaan untuk menyambut kedatangan teman-temannya setiap pagi di gerbang sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bergiliran, di mana anggota OSIS-MPK datang lebih awal sebelum jam masuk sekolah. Mereka bertugas menyapa, memberi salam, serta menciptakan suasana hangat dan ramah bagi seluruh warga sekolah. Para petugas juga mengenakan rompi khusus sebagai penanda peran mereka dalam kegiatan tersebut.

Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta budaya saling menghargai. Kehadiran siswa sebagai penyambut di pagi hari diharapkan mampu membangun atmosfer sekolah yang lebih humanis dan penuh kebersamaan.

Koordinator Ketertiban SMA Assaadah Bungah, Ibu Ismiyah, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perilaku siswa.
“Kami melihat perubahan yang baik, siswa menjadi lebih disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab. Selain itu, interaksi positif di pagi hari juga membantu menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi penguatan karakter berbasis keteladanan.
“Melalui program ini, siswa tidak hanya menjadi objek pendidikan, tetapi juga subjek yang berperan aktif dalam membangun budaya positif di sekolah. Ini adalah langkah nyata untuk menumbuhkan karakter bersama,” tuturnya.

Dengan adanya inovasi “Sambut Pagi” ini, SMA Assaadah Bungah terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai kebersamaan.

(Humas/Tim Media)