SMA Assaadah Bungah Optimalkan Kemampuan Bahasa Asing Siswa melalui Pembelajaran Bahasa Mandarin

Foto: Siswa SMA Assaadah Bungah sedang belajar Bahasa Mandarin bersama Bu Yolanda.

Gresik — Di tengah perkembangan industri dan arus globalisasi yang semakin pesat, kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, SMA Assaadah Bungah terus mengoptimalkan kemampuan bahasa asing siswa, salah satunya melalui pembelajaran Bahasa Mandarin yang diberikan baik dalam kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler.

Sebagai salah satu kawasan industri yang berkembang pesat, Kabupaten Gresik menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Dunia pendidikan dituntut mampu membekali siswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri. Penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin, menjadi salah satu bekal penting untuk membangun komunikasi dan jejaring di lingkungan global.

Pembelajaran Bahasa Mandarin di SMA Assaadah Bungah diampu oleh Ibu Yolanda Duwi Rohma Wati, S.Pd. Melalui pembelajaran yang dilakukan secara bertahap dan kontekstual, siswa diperkenalkan dengan kosakata, percakapan, pelafalan, serta berbagai ungkapan sederhana yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, penguatan Bahasa Mandarin juga dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Dengan demikian, siswa memiliki ruang lebih luas untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa secara aktif dan menyenangkan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Assaadah Bungah, Ibu Mela Alista, S.Si., menyampaikan bahwa pengembangan bahasa asing merupakan bagian dari upaya sekolah mempersiapkan siswa menghadapi masa depan.

“Pembelajaran Bahasa Mandarin merupakan salah satu bentuk respons sekolah terhadap perkembangan zaman. Kami ingin siswa memiliki kompetensi yang lebih luas, sehingga ketika mereka melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja, mereka sudah memiliki bekal kemampuan komunikasi yang relevan dengan kebutuhan global,” ungkapnya.

Menurutnya, pembelajaran bahasa tidak sekadar berkaitan dengan kemampuan menghafal kosakata, tetapi juga membuka wawasan siswa terhadap budaya dan masyarakat lain. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa yang terbuka, adaptif, dan mampu berkomunikasi lintas budaya.

Guru pengampu Bahasa Mandarin, Ibu Yolanda Duwi Rohma Wati, S.Pd., menjelaskan bahwa antusiasme siswa menjadi salah satu modal penting dalam proses pembelajaran.

“Kami berusaha membuat pembelajaran Bahasa Mandarin lebih komunikatif dan dekat dengan kehidupan siswa. Tidak hanya belajar menulis dan menghafal kosakata, tetapi juga berlatih mengucapkan, mendengar, dan menggunakan bahasa dalam percakapan sederhana,” jelasnya.

Ia berharap siswa tidak merasa bahwa Bahasa Mandarin merupakan bahasa yang sulit dipelajari. Dengan latihan secara konsisten dan suasana pembelajaran yang menyenangkan, kemampuan siswa diharapkan terus berkembang.

Antusiasme juga datang dari siswa. Rizka Arzakiya, siswi kelas XI-6, memberikan respons positif terhadap pembelajaran Bahasa Mandarin di sekolah.

“Menurut saya, belajar Bahasa Mandarin menarik karena menjadi pengalaman baru. Selain menambah kemampuan bahasa asing, kita juga bisa mengenal budaya dan cara berkomunikasi yang berbeda. Saya berharap bisa semakin lancar berbicara Bahasa Mandarin,” ujarnya.

Pengembangan Bahasa Mandarin di SMA Assaadah Bungah menjadi bagian dari visi sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman. Di tengah tumbuhnya kawasan industri Gresik dan semakin terbukanya hubungan dengan dunia internasional, kemampuan berbahasa asing diharapkan menjadi bekal strategis bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, sekaligus bersaing di tingkat global.

Dengan penguatan Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, serta berbagai kompetensi lainnya, SMA Assaadah Bungah terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga komunikatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia yang semakin terhubung.

(Humas/Tim Media)

Guru SMA Assa’adah Bungah Ikuti Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026

Foto: Bapak/Ibu Guru SMA Assaadah Bungah sedang melaksanakan Sulingjar (Survei Lingkungan Belajar) tahun 2026.

Gresik – SMA Assa’adah Bungah kembali berpartisipasi aktif dalam program nasional peningkatan mutu pendidikan melalui kegiatan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bapak/ibu guru dan kepala sekolah sebagai responden utama untuk memetakan kualitas lingkungan belajar di satuan pendidikan.

Pelaksanaan Sulingjar di SMA Assa’adah Bungah dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di ruang laboratorium komputer. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib menggunakan perangkat komputer sekolah guna memastikan proses pengisian berjalan lancar.

Secara nasional, pelaksanaan Sulingjar 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 20 Juli hingga 17 Agustus 2026. Survei ini wajib diisi secara mandiri oleh seluruh kepala sekolah dan guru yang telah terdaftar dalam sistem Dapodik. Tujuan utama dari survei ini adalah untuk mengetahui kondisi nyata lingkungan belajar di sekolah, mulai dari aspek keamanan, kenyamanan, hingga budaya belajar yang terbentuk.

Kepala SMA Assa’adah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan mutu pendidikan.
“Sulingjar menjadi sarana refleksi bagi sekolah untuk melihat kondisi lingkungan belajar secara objektif. Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam merancang kebijakan dan program peningkatan kualitas pendidikan ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Bapak Eko Jarwanto, S.Pd. menambahkan bahwa partisipasi aktif guru sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.
“Kejujuran dan kesungguhan dalam mengisi survei sangat penting agar hasilnya benar-benar mencerminkan kondisi sekolah. Dengan begitu, program perbaikan yang dirancang nantinya dapat lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui keikutsertaan dalam Sulingjar 2026 ini, SMA Assa’adah Bungah menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan mendukung perkembangan optimal seluruh peserta didik.

(Humas/Tim Media)

SMA Assa’adah Bungah Gelar Seleksi Internal Peserta Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-81

Foto: Siswa-siswi mengikuti seleksi internal untuk peserta lomba gerak jalan.

Gresik – SMA Assa’adah Bungah menggelar seleksi internal untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili sekolah dalam lomba gerak jalan tingkat kecamatan pada tanggal 15 Agustus 2026 nanti. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Bungah.

Dalam proses seleksi ini, setiap kelas diwajibkan mengirimkan atau menunjuk minimal tiga siswa terbaiknya untuk mengikuti tahapan penilaian. Para peserta menunjukkan kemampuan baris-berbaris, kekompakan, ketahanan fisik, serta kedisiplinan sebagai aspek utama dalam penilaian.

Hasil dari seleksi internal ini nantinya akan menentukan jumlah grup yang akan dikirim oleh sekolah untuk mengikuti lomba gerak jalan tingkat kecamatan. Rute lomba sendiri akan menempuh jalur Bungah–Sidomukti, yang menjadi salah satu rute ikonik dalam perayaan kemerdekaan di wilayah tersebut.

Guru olahraga SMA Assa’adah Bungah, Bapak Muhammad Ubaidillah Mufti, S.Pd. menyampaikan bahwa seleksi ini penting untuk mendapatkan tim terbaik.
“Kami ingin memastikan bahwa siswa yang terpilih benar-benar siap, baik dari segi fisik maupun kekompakan tim. Gerak jalan bukan hanya soal berjalan, tetapi juga tentang disiplin, kerja sama, dan semangat juang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim, S.Si. menekankan nilai karakter dalam kegiatan ini.
“Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter siswa, terutama dalam menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme. Kami berharap siswa dapat berpartisipasi dengan penuh semangat dan membawa nama baik sekolah,” tuturnya.

Melalui seleksi ini, SMA Assa’adah Bungah tidak hanya mempersiapkan diri untuk berkompetisi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan kepada seluruh siswa sebagai generasi penerus bangsa.

(Humas/Tim Media)

SMA Assa’adah Bungah Tingkatkan Layanan Kesehatan dengan Pembangunan Ruang UKS Baru

Foto: Ruang UKS baru sebagai pendukung proses pendidikan dan pebelajaran siswa di SMA Assaadah Bungah.

Gresik – SMA Assaadah Bungah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan bagi seluruh warganya. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pembangunan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) baru yang telah resmi digunakan sejak akhir Desember 2025.

Pembangunan ruang UKS ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan Bantuan Pemerintah. Kehadiran ruang UKS yang baru ini diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran sekaligus meningkatkan aspek kesehatan bagi seluruh warga sekolah.

Ruang UKS tidak hanya difungsikan sebagai tempat penanganan pertama bagi siswa yang mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan program-program kesehatan siswa. Berbagai kegiatan seperti pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) serta edukasi kesehatan lainnya dapat dilaksanakan secara lebih optimal dengan fasilitas yang memadai.

Sebagai penanggung jawab, sekolah telah menunjuk Ibu Eka Faizatin Nurichah,S.Pd. sebagai koordinator ruang UKS. Dengan adanya koordinasi yang terstruktur, pengelolaan UKS diharapkan berjalan lebih profesional dan berkelanjutan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Ibu Tri Wahyuni, S.Pd. menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyediakan fasilitas yang layak dan mendukung.
“Ruang UKS yang baru ini menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan sarana prasarana sekolah. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kesehatan siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, koordinator UKS, Ibu Eka Faizatin Nurichah, S.Pd. juga mengungkapkan optimismenya terhadap peran UKS ke depan.
“Dengan fasilitas yang lebih baik, kami dapat mengembangkan berbagai program kesehatan siswa secara lebih optimal, termasuk kegiatan PMR dan edukasi hidup sehat. Harapannya, siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” tuturnya.

Dengan hadirnya ruang UKS baru ini, SMA Assa’adah Bungah semakin siap menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh, baik dari segi akademik maupun kesehatan.

(Humas/Tim Media)

SMA Assa’adah Bungah Gelar Tes IQ Berbasis CBT untuk Pemetaan Potensi Siswa Kelas X

Foto: Siswa kelas X (Sepuluh) sedang melaksanakan Tes IQ di ruang laboratorium.

Gresik – SMA Assa’adah Bungah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan menjalin kerja sama bersama lembaga profesional EPYC Consultant dalam pelaksanaan Tes IQ bagi siswa kelas X (Sepuluh). Kegiatan Tes IQ dilaksanakan pada hari Ahad, 9 Agustus 2026 mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memetakan potensi, minat, serta karakter belajar siswa sejak dini.

Pelaksanaan tes dilakukan di tiga ruang laboratorium komputer dengan sistem Computer Based Test (CBT), sehingga proses berjalan lebih efektif, terstruktur, dan modern. Adapun muatan tes yang diberikan kepada siswa meliputi beberapa aspek penting, yaitu:

  1. Tes IST (Intelligence Structure Test) untuk mengukur struktur inteligensi siswa melalui berbagai subtes.
  2. Tes Gaya Belajar guna mengetahui kecenderungan belajar siswa, apakah visual, auditorial, atau kinestetik.
  3. Tes Papicostic untuk melihat profil parameter kepribadian kerja siswa.
  4. Tes RMIB (Rothwell-Miller Interest Blank) untuk mengukur minat pekerjaan dan kecenderungan karier siswa.

Melalui rangkaian tes ini, sekolah berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi akademik maupun non-akademik siswa. Hasil tes nantinya akan menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat sasaran, sekaligus membantu siswa dalam merencanakan masa depan mereka.

Kepala SMA Assa’adah Bungah, Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi layanan pendidikan berbasis data.
“Tes ini sangat penting sebagai langkah awal untuk mengenali potensi siswa. Dengan pemetaan yang tepat, sekolah dapat memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa, sehingga mereka dapat berkembang secara optimal,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Mela Alista, S.Si. menegaskan bahwa hasil tes akan menjadi acuan dalam proses pembelajaran ke depan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pendekatan belajar yang sesuai dengan karakter dan kemampuannya. Selain itu, hasil tes ini juga membantu siswa memahami dirinya sendiri, baik dari segi potensi akademik maupun arah minat karier,” jelasnya.

Dengan adanya pelaksanaan Tes IQ berbasis CBT ini, SMA Assa’adah Bungah berharap mampu menciptakan sistem pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan berorientasi pada masa depan siswa.

(Humas/Tim Media)

Laskar Pramuka SMA Assa’adah Bungah: Ekstrakurikuler Unggulan Cetak Generasi Disiplin dan Berprestasi

Foto: Siswa-siswi SMA Assaadah Bungah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka pada hari sabtu yang dibina oleh Kak Adin (Mohammad Sholehuddin, S.Pd., M.Psi.)

SMA Assa’adah Bungah terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler unggulan, salah satunya adalah Pramuka. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan diri yang tidak hanya menanamkan nilai kedisiplinan, tetapi juga membangun kekompakan, kepemimpinan, serta inovasi dalam kepramukaan.

Ekstrakurikuler Pramuka di SMA Assa’adah Bungah dibina oleh Bapak Mohammad Sholehuddin, S.Pd., M.Psi. yang akrab disapa Kak Adin. Di bawah bimbingannya, Pramuka berkembang menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan yang konsisten mencetak prestasi membanggakan.

Ambalan Pramuka Penegak di sekolah ini memiliki identitas yang kuat, yakni Ambalan KH. Qomaruddin untuk putra dan Ambalan Nyai Assyarifah untuk putri. Gugus Depan pangkalan ini terdaftar dengan nomor 13.027 – 13.028 dan dikenal luas dengan sebutan Laskar Pramuka SMA Assa’adah (Laspramdah).

Berbagai prestasi telah berhasil diraih oleh anggota Pramuka SMA Assa’adah Bungah, baik di tingkat daerah maupun nasional. Bahkan, kegiatan ini pernah mengantarkan anggotanya mengikuti pengalaman internasional hingga ke Korea Selatan, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi sekolah.

Kak Adin, selaku pembina Pramuka, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada lomba, tetapi juga pembentukan karakter.
“Pramuka adalah tempat belajar kehidupan. Di sini siswa dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan berani memimpin. Prestasi adalah bonus dari proses panjang pembinaan karakter tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatulloh, S.Si. turut memberikan apresiasi terhadap eksistensi Pramuka di SMA Assa’adah Bungah.
“Pramuka menjadi salah satu ekstrakurikuler yang mampu membentuk karakter siswa secara menyeluruh. Tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga dalam sikap dan kepribadian. Kami berharap Laspramdah terus berkembang dan menjadi kebanggaan sekolah,” tuturnya.

Dengan semangat kebersamaan dan jiwa kepemimpinan yang terus diasah, Laskar Pramuka SMA Assa’adah Bungah diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

SMA Assaadah Bungah Ikuti Program Edukasi Film “Teman Tegar Maira” Bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur

Foto: Perwakilan siswa, Koordinator ekstrakurikuler, dan Kepala SMA Assaadah Bungah (Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd.) bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Bapak Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M.) dan Kepala Cabang Dinas Wilayah Kabupaten Gresik (Bapak Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M.)

Gresik — SMA Assaadah Bungah turut berpartisipasi aktif dalam program edukasi film bertajuk “Teman Tegar Maira: Whisper from Papua” yang diselenggarakan pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah, koordinator bidang ekstrakurikuler, serta perwakilan siswa sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter melalui media film.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M. selaku Kepala Cabang Dinas Wilayah Kabupaten Gresik, serta Dr. Kiswanto, M.Pd. selaku Kepala Cabang Dinas Wilayah Surabaya–Sidoarjo. Kegiatan ini juga diikuti oleh sekitar 50 kepala sekolah SMA/SMK negeri dan swasta se-wilayah Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo, beserta perwakilan guru dan OSIS.

Film yang diputar mengisahkan perjalanan Tegar, seorang anak kota dari Bandung yang melakukan perjalanan ke Papua. Di sana, ia bertemu dengan Maira, gadis dari masyarakat adat yang hidup di pedalaman pegunungan. Pertemanan mereka berkembang menjadi persahabatan lintas budaya yang sarat makna. Maira mengajarkan Tegar tentang adat istiadat, kearifan lokal, serta pentingnya hidup berdampingan dengan alam. Bersama, mereka berjuang melindungi hutan adat dan burung cendrawasih dari ancaman kerusakan lingkungan.

Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menyampaikan bahwa film tersebut mengandung banyak pesan moral yang relevan bagi generasi muda.
“Film ini mengajarkan nilai kebaikan yang tulus. Jangan berhenti menjadi orang baik. Baik itu dari hati, bukan sekadar kata-kata. Kebaikan itu seperti matahari, kadang terbenam, tetapi saat terbit mampu menerangi segalanya,” ungkapnya.

Salah satu siswa yang turut hadir, Muhammad Fakhri Amrullah dari kelas XI-1, juga mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan tersebut.
“Film ini sangat menginspirasi. Saya jadi lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan menghargai budaya lain. Ceritanya menyentuh dan memberikan pelajaran yang mendalam,” ujarnya.

Koordinator Kesiswaan SMA Assaadah Bungah, Muhammad Ubaidillah Mufti, S.Pd. turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa. Melalui media film, pesan-pesan moral dapat tersampaikan dengan lebih kuat dan mudah dipahami. Ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang efektif,” tuturnya.

Usai kegiatan pemutaran film, peserta melanjutkan agenda dengan kunjungan edukatif ke UPT Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Kejuruan. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan tambahan terkait pengembangan keterampilan dan pendidikan vokasi di era modern.

Partisipasi SMA Assaadah Bungah dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang inspiratif dan kontekstual. Melalui media film dan kunjungan edukatif, siswa diharapkan mampu mengambil nilai-nilai kehidupan, memperluas wawasan budaya, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan keberagaman.

(Humas/Tim Media)

SMA Assaadah Bungah Hadirkan Inovasi “Dengar Suara Siswa” untuk Perkuat Pembelajaran dan Evaluasi Program

Foto: Kegiatan “Dengar Suara Siswa” untuk kelas akhir XII di ruang perpustakan.

Gresik — SMA Assaadah Bungah terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui program bertajuk “Dengar Suara Siswa”. Kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi siswa kelas XII sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi, pendapat, serta masukan terhadap berbagai program sekolah.

Kegiatan dilaksanakan di ruang perpustakaan sekolah pada jam ke-7 hingga ke-8, dengan menghadirkan perwakilan dari setiap kelas XII, masing-masing dua siswa. Dalam forum tersebut, para siswa diberi kesempatan untuk berpendapat, mengajukan saran, serta menyampaikan berbagai kebutuhan dan harapan mereka terhadap sekolah.

Program ini juga menjadi sarana penting dalam melakukan analisis dan evaluasi terhadap sejumlah agenda akademik, seperti Tes Kompetensi Akademik (TKA), Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2026, serta berbagai aspek pelayanan sekolah lainnya. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah ingin mendapatkan perspektif langsung dari siswa sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan peningkatan mutu layanan pendidikan.

Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk keterbukaan sekolah terhadap aspirasi siswa.
“Kami ingin mendengar langsung suara siswa sebagai bagian dari proses evaluasi dan perbaikan. Mereka adalah pihak yang merasakan langsung program sekolah, sehingga masukan mereka sangat berharga,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Mela Alista, S.Si. menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam dunia pendidikan.
“Melalui forum ini, siswa dilatih untuk berpikir kritis, menyampaikan pendapat secara santun, serta terlibat aktif dalam pengembangan program sekolah. Ini juga menjadi bagian dari pembelajaran yang bermakna,” tuturnya.

Dengan adanya inovasi “Dengar Suara Siswa”, SMA Assaadah Bungah berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan akademik dan dunia perguruan tinggi di masa depan.

(Humas/Tim Media)

Rabu Diteras “Disiplin”: SMA Assaadah Bungah Gelar Upacara Bendera untuk Penguatan Karakter

Foto: Petugas upacara sedang bersiap mengibarkan bendera merah putih di halaman SMA Assaadah Bungah.

Gresik — SMA Assaadah Bungah kembali melaksanakan program rutin “Rabu Diteras” dengan fokus pada penguatan karakter disiplin melalui kegiatan upacara bendera. Kegiatan ini dilaksanakan pada jam pelajaran ke-1 dan ke-2, Rabu, 5 Agustus 2026, di halaman sekolah dengan penuh khidmat.

Dalam pelaksanaan upacara, petugas bendera dipercayakan kepada tim Paskibraka SMA Assaadah Bungah yang menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di sekolah, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme di kalangan siswa.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menyampaikan pentingnya menjaga semangat kebangsaan di lingkungan pendidikan.
“Upacara bendera bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana membentuk karakter siswa agar memiliki disiplin, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara,” ungkapnya dalam amanatnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Muhammad Sholeh Al Qoyyim Hidayatulloh, S.Si. menegaskan bahwa program Rabu Diteras memiliki peran strategis dalam pembinaan karakter siswa.
“Melalui kegiatan seperti ini, siswa dilatih untuk terbiasa tertib, menghargai waktu, serta memahami nilai-nilai kebersamaan. Ini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya.

Program Rabu Diteras sendiri merupakan inovasi SMA Assaadah Bungah dalam mengintegrasikan pembelajaran karakter ke dalam kegiatan rutin sekolah. Dengan pelaksanaan yang konsisten, diharapkan siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat yang siap menghadapi tantangan masa depan.

(Humas/Tim Media)

Siswa SMA Assaadah Bungah Ikuti Seminar “Ngaji Industri” Bahas Resiliensi dan Tantangan Industrialisasi 4.0

Foto: Siswa dan Guru Pendamping SMA Assaadah Bungah di acara “Seminar Ngaji Industri”.

Gresik — SMA Assaadah Bungah menugaskan perwakilan siswa bersama guru pembina OSIS-MPK untuk menghadiri kegiatan Seminar Ngaji Industri yang mengangkat tema “Sejarah Resiliensi Masyarakat Gresik dan Tantangan Industrialisasi 4.0”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di Hotel Horizon Gresik.

Dalam kegiatan tersebut, SMA Assaadah Bungah mengirim dua siswa, yakni Zalfa Rahmadani (kelas XI-6) dan Muhammad Fahri Amrullah (kelas XI-1). Keduanya didampingi oleh Ibu Siti Lailatul Arofah, M.Si. selaku guru pendamping sekaligus Pembina OSIS-MPK.

Acara ini diselenggarakan oleh Tim Melek Industri (Santri Nusantara Bersatu), dengan tujuan meningkatkan peran aktif masyarakat sebagai civil society dalam menghadapi perkembangan industri di Kabupaten Gresik. Seminar ini diharapkan mampu membangun kesiapan, kepekaan, serta keterhubungan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan PT Freeport Indonesia, yakni Nana Suharna, serta sambutan dari panitia penyelenggara, Lestari Widodo, S.Pd.I., M.Pd., M.Si.. Seminar ini juga menghadirkan narasumber kompeten, di antaranya Didin Ahmad Zaenudin (Diaz Nawaksara) dan Pak H. Suwaldiyana, SE., MM., M.Pd. yang membahas dinamika masyarakat Gresik dalam menghadapi arus industrialisasi modern.

Guru pendamping, Ibu Siti Lailatul Arofah, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa dalam memperluas wawasan.
“Melalui seminar ini, siswa mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang dunia industri serta bagaimana mereka harus mempersiapkan diri sejak dini agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Mela Alista, M.Si. juga memberikan apresiasi atas partisipasi siswa dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan seperti ini sangat penting dalam mendukung pembelajaran kontekstual. Siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga memahami realitas sosial dan industri yang berkembang di masyarakat,” tuturnya.

Keikutsertaan siswa SMA Assaadah Bungah dalam seminar ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membekali peserta didik dengan wawasan global, sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu berperan aktif dan adaptif di tengah tantangan era industrialisasi 4.0.

(Humas/Tim Media)

SMA Assaadah Bungah Hadirkan Inovasi “Sambut Pagi”, OSIS-MPK Jadi Agen Penguatan Karakter

Foto: Anggota OSIS-MPK menyambut rekan-rekannya pada pagi hari saat memasuki halaman sekolah.

Gresik — SMA Assaadah Bungah menghadirkan inovasi dalam penguatan pendidikan karakter melalui program “Sambut Pagi” yang melibatkan anggota OSIS-MPK sebagai agen keteladanan di lingkungan sekolah. Dalam program ini, siswa yang tergabung dalam OSIS-MPK diberi kepercayaan untuk menyambut kedatangan teman-temannya setiap pagi di gerbang sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bergiliran, di mana anggota OSIS-MPK datang lebih awal sebelum jam masuk sekolah. Mereka bertugas menyapa, memberi salam, serta menciptakan suasana hangat dan ramah bagi seluruh warga sekolah. Para petugas juga mengenakan rompi khusus sebagai penanda peran mereka dalam kegiatan tersebut.

Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta budaya saling menghargai. Kehadiran siswa sebagai penyambut di pagi hari diharapkan mampu membangun atmosfer sekolah yang lebih humanis dan penuh kebersamaan.

Koordinator Ketertiban SMA Assaadah Bungah, Ibu Ismiyah, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perilaku siswa.
“Kami melihat perubahan yang baik, siswa menjadi lebih disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab. Selain itu, interaksi positif di pagi hari juga membantu menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Assaadah Bungah, Bapak Muhammad Syaiful Hadi, S.Si., M.Pd. menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi penguatan karakter berbasis keteladanan.
“Melalui program ini, siswa tidak hanya menjadi objek pendidikan, tetapi juga subjek yang berperan aktif dalam membangun budaya positif di sekolah. Ini adalah langkah nyata untuk menumbuhkan karakter bersama,” tuturnya.

Dengan adanya inovasi “Sambut Pagi” ini, SMA Assaadah Bungah terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai kebersamaan.

(Humas/Tim Media)

Latihan Perdana Paskibraka SMA Assaadah Bungah Digelar di Lapangan Gembus

Foto: Latihan perdana anggota Tim Paskibraka SMA Assaadah Bungah (Passmadah) di Lapangan Gembus, Desa Bungah.

Gresik — Tim Paskibraka SMA Assaadah Bungah (Passmadah) menggelar latihan perdana sebagai langkah awal persiapan menghadapi tugas kehormatan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan latihan dilaksanakan di Lapangan Gembus, Desa Bungah, dengan penuh semangat dan kedisiplinan tinggi.

Latihan perdana ini dipimpin langsung oleh anggota Koramil Bungah yang memberikan arahan teknis sekaligus pembinaan kedisiplinan kepada seluruh anggota tim. Materi latihan difokuskan pada dasar-dasar baris-berbaris, formasi pengibaran bendera, serta simulasi teknis pelaksanaan upacara resmi.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi yang akan digelar pada 17 Agustus 2026 mendatang. Tahun ini, Tim Paskibraka SMA Assaadah Bungah mendapatkan kehormatan sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan kemerdekaan di wilayah Bungah, Gresik.

Perwakilan anggota TNI dari Koramil Bungah menyampaikan bahwa latihan awal ini bertujuan membentuk kekompakan dan kesiapan mental para siswa.
“Latihan ini adalah tahap awal untuk membangun disiplin, kekuatan fisik, serta kerja sama tim. Kami optimis dengan latihan yang rutin dan terarah, mereka akan mampu menjalankan tugas dengan baik saat hari pelaksanaan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Ekstrakurikuler SMA Assaadah Bungah, Muhammad Ubaidillah Mufti, mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada tim Paskibraka sekolah.
“Kami sangat bangga karena tahun ini siswa kami dipercaya sebagai tim pengibar bendera. Ini merupakan hasil dari pembinaan yang konsisten serta dedikasi para siswa dalam mengikuti kegiatan paskibraka,” tuturnya.

Latihan perdana ini berlangsung dengan penuh keseriusan dan antusiasme dari seluruh anggota tim. Dengan persiapan yang matang, diharapkan Tim Paskibraka SMA Assaadah Bungah mampu menjalankan tugas negara dengan sempurna serta mengharumkan nama sekolah pada peringatan HUT RI ke-81 mendatang.

(Humas/Tim Media)

Siswa SMA Assaadah Bungah Raih Juara 3 MSQ Tingkat Jawa Timur di UNISMA

Foto: Siswa-siswi SMA Assaadah Bungah dalam ajang MTQ cabang MSQ yang berhasil meraih Juara 3 di UNISMA.

Gresik — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Assaadah Bungah dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Jawa Timur. Tim Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Malang dalam rangka Lustrum ke-IX kampus tersebut, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Tim MSQ SMA Assaadah Bungah yang meraih prestasi tersebut terdiri dari Alfabian Tahrir Basysyar Rawi Ahmad (kelas XII-5), Nayla Robiah Al Adawiyyah Kaamiliyya (kelas XII-4), dan Kanza Khodijah (kelas XII-4). Ketiganya tampil dengan penuh percaya diri, membawakan materi syarhil Qur’an yang komunikatif, inspiratif, serta sarat makna keislaman.

Dalam ajang ini, SMA Assaadah Bungah tidak hanya mengirimkan peserta pada cabang MSQ, tetapi juga pada cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ). Untuk cabang MHQ, sekolah diwakili oleh Dinda Ayu Cahyany (kelas XII-4) dan Muhammad Sabiq Nabhan (kelas XII-5), yang juga menunjukkan kemampuan terbaik dalam menghafal Al-Qur’an.

Keikutsertaan siswa dalam dua cabang lomba ini menjadi bukti komitmen SMA Assaadah Bungah dalam mengembangkan potensi siswa di bidang keagamaan, khususnya dalam memahami, menghafal, dan menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an secara mendalam.

Koordinator kelas tahfidz SMA Assaadah Bungah, Khilfatin Nabawiyah, M.Si. menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras siswa serta pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mencintai dan mendalami Al-Qur’an,” ungkapnya.

Sementara itu, guru pendamping lomba, Muhammad Afif, M.Pd.I. juga memberikan apresiasi atas perjuangan para peserta.
“Anak-anak telah berusaha maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat provinsi. Semoga ke depan dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.

Prestasi ini semakin mengukuhkan SMA Assaadah Bungah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter religius dan penguatan nilai-nilai keislaman di kalangan siswa.

(Humas/Tim Media)

SMA Assaadah Bungah Tingkatkan Fasilitas Lapangan Futsal Sesuai Standar Nasional

Foto: Lapangan olahraga futsal SMA Assaadah Bungah.

Gresik — SMA Assaadah Bungah terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di bidang olahraga. Salah satu upaya terbaru yang dilakukan adalah pembenahan lapangan olahraga futsal agar memenuhi standar nasional yang ditetapkan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia.

Lapangan futsal yang dimiliki SMA Assaadah Bungah kini telah memiliki ukuran panjang 32 meter dan lebar 18 meter. Ukuran tersebut telah sesuai dengan standar nasional, di mana lapangan futsal ideal memiliki panjang antara 25 hingga 42 meter dan lebar antara 15 hingga 25 meter. Selain penyesuaian ukuran, pihak sekolah juga melakukan pengecatan ulang lapangan dengan warna baru yang lebih segar dan representatif, sehingga memberikan kenyamanan bagi siswa saat berlatih maupun bertanding.

Peningkatan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menunjang proses pembelajaran yang lebih optimal, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, serta mendukung pengembangan bakat dan prestasi siswa di bidang olahraga. Selain itu, pembenahan sarana lapangan juga dalam rangka menghadapi event kompetisi futsal, yakni FLASH (Futsal League Assaadah Senior High School) 2026/2027 yang akan diselenggarakan oleh SMA Assaadah Bungah ke depannya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Tri Wahyuni, S.Pd. menyampaikan bahwa pembenahan ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.
“Kami berupaya menghadirkan fasilitas yang layak dan sesuai standar agar siswa dapat belajar dan berlatih dengan maksimal. Lapangan futsal ini diharapkan menjadi sarana yang mendukung peningkatan prestasi siswa,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, guru olahraga SMA Assaadah Bungah, Muhammad Ubaidillah Mufti, S.Pd. juga mengapresiasi peningkatan fasilitas ini.
“Dengan lapangan yang sudah sesuai standar, siswa akan lebih termotivasi untuk berlatih. Ini tentu berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan dan prestasi mereka, khususnya di cabang olahraga futsal,” tuturnya.

Dengan adanya peningkatan sarana prasarana ini, SMA Assaadah Bungah berharap dapat terus mencetak siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga, serta memiliki semangat kompetitif yang tinggi.

(Humas/Tim Media)